Korban Banjir di Petamburan Mencapai 10.125 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyelamatkan barang-barang miliknya, setelah banjir merendam pemukiman di sekitar Kanal Banjir Barat, Petamburan, Jakarta, (18/1). TEMPO/Subekti

    Warga menyelamatkan barang-barang miliknya, setelah banjir merendam pemukiman di sekitar Kanal Banjir Barat, Petamburan, Jakarta, (18/1). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Korban banjir di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, semakin terus bertambah. "Sekarang jumlah korban banjir 10.125 orang," ujar Lurah Petamburan Nur Komariyah ketika dihubungi Tempo, Ahad, 19 Januari 2014.

    Kemarin, jumlah korban banjir dari tujuh rukun warga (RW) di Petamburan sebanyak 9.478 jiwa. Adapun ketujuh RW tersebut mencakup RW 01, 02, 03, 04, 05, 08, dan 09. "Total 41 RT," kata Nur Komariyah.

    Dengan bertambahnya korban banjir, maka semakin membeludaknya pengungsi. Saat ini, Nur Komariyah mengatakan jumlah pengungsi sekitar 1.797 jiwa. "Ini kita tetap monitor. Lagi cari-cari korban banjir," tutur Nur Komariyah.

    Tadi pagi, ketinggian air sempat mencapai 210 sentimeter. Namun kini sudah menyurut menjadi 190 sentimeter. Kendati begitu, masih banyak warga yang memilih bertahan di rumahnya ketimbang dievakuasi ke sejumlah posko banjir terdekat.

    "Masih ada, cuma kami tetap mengimbau warga agar pindah," tutur Nur Komariyah. Mereka bertahan, Nur Komariyah melanjutkan, karena ingin menjaga barang-barang berharganya.

    Berdasarkan pantauan Tempo, terdapat sejumlah posko banjir di sekitar lokasi banjir. Mulai dari posko Palang Merah Indonesia, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), SAR Satuan Brimob Polda Metro Jaya, sampai Kodim 05 Jakarta Pusat.

    SINGGIH SOARES

    Berita terkait
    Banjir Jakarta, Sudah 10.530 Warga Mengungsi
    Banjir, Dua Koridor TransJakarta Tak Beroperasi
    Stasiun Tanah Abang Terendam 8 cm
    Titik-titik Banjir Pagi Ini, 19 Januari 2014


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.