Nyawa Selamat, tapi Rumah Hanyut di Ciliwung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran dan warga mengangkat puing dinding rumah yang roboh dikawasan Lenteng Agung, Jakarta (19/1). Sebuah rumah di RT 09 RW01 tersebut roboh akibat tanah longsor yang terkikis derasnya arus air sodetan kali Ciliwung dan tidak mengakibatkan korban jiwa. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas pemadam kebakaran dan warga mengangkat puing dinding rumah yang roboh dikawasan Lenteng Agung, Jakarta (19/1). Sebuah rumah di RT 09 RW01 tersebut roboh akibat tanah longsor yang terkikis derasnya arus air sodetan kali Ciliwung dan tidak mengakibatkan korban jiwa. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah rumah kontrakan di Jalan Tanjung Sanyang RT 7 RW 8, Cawang Tiga, Kramatjati, Jakarta Timur, hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung. Dua penghuninya: Tari, 35 tahun dan seorang pembantu pun sempat terbawa deras sungai sejauh 100 meter lebih.

    Beruntung, nyawa mereka bisa diselamatkan oleh warga sekitar. "Kejadiannya sekitar jam 2 dinihari," ujar Dahlan pemilik kontrakan, Ahad, 19 Januari 2014.

    Ia menuturkan, ketika dirinya hendak tidur, terdengar suara gemuruh di rumah kontrakan yang teletak di bagian belakang rumahnya. "Dikira itu hewan musang berkelahi karena memang sering kejadian," katanya.

    Ternyata, ia melanjutkan, bukan suara musang tadi pertanda rumah kontrakan seluas 6X17 meter itu rubuh diterjang arus Ciliwung. Seketika ia pun bangun dan melihat keadaan.  "Kotrakan saya telah ambrol masuk ke Sungai Ciliwung," ucapnya. Peristiwa ini baru pertama kali terjadi. "Padahal pondasi sudah ditinggikan 5 meter."

    Terkait penghuni kontrakan, Dahlan berujar kembali, diselamatkan oleh tetangganya. Tari selamat setelah berpegangan pada pohon. "Dia nyangkut di pohon lalu teriak. Untung ada yang mendengar."

    Sedangkan pembantunya, kata dia, berhasil diselamatkan oleh tim SAR setelah hanyut 100 meter lebih. Kini mereka sedang dirawat di Rumah Sakit terpisah. Tari dirawat di Tari di RS Budi Asih dan mengalami luka lecet. Sedangkan pembantunya dibawa ke Puskemas Rawajati.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita terkait
    Banjir Jakarta, Sudah 10.530 Warga Mengungsi
    Banjir, Dua Koridor TransJakarta Tak Beroperasi
    Stasiun Tanah Abang Terendam 8 cm
    Titik-titik Banjir Pagi Ini, 19 Januari 2014


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.