Banjir, 164 Gardu PLN di Bekasi Mati

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Bekasi - Sebanyak 164 gardu Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Bekasi mati karena terkena dampak banjir. Akibatnya, sebanyak 30.512 pelanggan mengalami pemadaman. "Update gardu padam per pukul 06.00 WIB pagi tadi," kata juru bicara PLN Area Bekasi, Jajang Suhendar, Senin, 20 Januari 2014.

    Supervisor Distribusi PLN Area Bekasi Ahmad Hudaeni mengatakan, pihaknya belum bisa memprediksi kapan aliran listrik normal kembali. Menurut dia, gardu itu dipadamkan karena situasi darurat akibat dampak bencana banjir yang melanda wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. "Dipadamkan untuk mengantisipasi," kata dia.

    Gardu listrik baru bisa dinormalkan kembali setelah banjir surut. Pasalnya, gardu yang dipadamkan itu rata-rata masih terendam air. Sejak banjir melanda Bekasi pada Sabtu kemarin, ratusan gardu listrik PLN mati. Ketinggian air yang mencapai 1-1,5 meter membuat pihak PLN terpaksa memadamkan gardu listrik.

    ADI WARSONO

    Terpopuler:
    Jakarta Banjir, SBY Terbang ke Bali
    Jokowi Perintahkan Buka-Tutup Pintu Air ke Istana
    Lagi, Tiga TKI Tewas Ditembak di Malaysia
    Banjir, Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta Terendam


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.