Empat Bocah Terseret Arus Kali saat Banjir Bekasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat bocah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditemukan tewas setelah hanyut terbawa arus Kali Sasak Tiga di Kecamatan Tambun Selatan. Para korban diduga terseret sejak Sabtu, 18 Januari lalu, ketika kali sedang banjir.

    Para korban teridentifikasi di antaranya Agung, 13 tahun, Gilang Maulana (13), Fajar Ricon (14), dan Gilar Satrio Nugroho (11). Keempatnya ditemukan di aliran kali yang sama dengan tiga lokasi berbeda, di antaranya di Tambun Selatan, Cibitung, dan Tambun Utara.

    Informasi yang berhasil dihimpun Tempo menyebutkan, kejadian berawal ketika para korban sedang bermain bersama enam temannya sekampung di wilayah Tambun Selatan. Namun, mereka berpencar karena ketakutan saat dikejar anjing.

    "Yang empat orang ke timur, sedangkan enam orang lainnya lari ke arah barat," kata Kartawijaya, 50 tahun, Senin, 20 Januari 2014. Saat itu juga mereka berpencar. Tak lama kemudian, enam bocah pulang ke rumah masing-masing, sedangkan empat lainnya tak diketahui keberadaannya.

    Lebih lanjut, dia mengatakan, warga kemudian mencari dengan menyisir sepanjang kali. Diduga mereka tercebur ke kali saat berada di Perumahan SKU, Mekarsari, Tambun Selatan. Warga kesulitan karena derasnya arus kali akibat banjir yang melanda wilayah itu sejak Sabtu dinihari.

    Baru tadi pagi pukul 07.00 WIB, tiga orang ditemukan di Kali Sasak Tiga, tepatnya di Desa Wanasari, Kecamatan Cikarang Barat, dan Kelurahan Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan. Sedangkan korban terakhir ditemukan di kali bawah jembatan Kali Cikarang, Bekasi Laut, Desa Srimahi, Tambun Utara, sekitar pukul 11.30 WIB.

    Kepala Kepolisian Sektor Cikarang Barat, Komisaris Andre Librian, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab para korban sampai terseret arus. Sebab, sejauh ini belum ada saksi yang mengetahui pasti kejadian itu. "Korban usai nonton banjir," kata dia. "Saat itu, air kali sangat deras dan debitnya sangat tinggi."

    ADI WARSONO

    Berita terpopuler
    Jakarta Banjir, SBY Terbang ke Bali  
    Jokowi Perintahkan Buka-Tutup Pintu Air ke Istana
    Lagi, Tiga TKI Tewas Ditembak di Malaysia  
    Banjir, Tol Menuju Bandara Soekarno-Hatta Terendam  
    SBY Merasa Dikhianati Tony Abbot Soal Penyadapan  
    Air Waduk Pluit Terancam Meluber, Ini Penyebabnya  
    Percakapan Akil Mochtar Soal Pembagian Suap


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.