Kronologi Avanza Jatuh di Apartemen MOI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    Ilustrasi. TEMPO/Arif Wibowo

    TEMPO.CO , Jakarta: Sekitar pukul 13.15 WIB, Kurwanto mengendarai mobil yang disupirinya menuju lantai bawah Apartemen Evian Garden di Kompleks Apartemen Mall of Indonesia Kelapa Gading. Pria asal Wonosobo ini sudah hampir lima tahun bekerja sebagai supir. Namun, Senin 20 Januari 2013 ini dia melihat kejadian yang tak biasa.

    "Ada Avanza jatuh dari lantai 2," kata dia di halaman Apartemen Evian Garden, Senin, 20 Januari 2014.  Menurut Kurwanto, kejadian itu tepat di depan mobilnya di turunan lantai I. 

    Kurwanto menuturkan, sebelum melihat mobil Avanza jatuh, ia sempat melihat sebuah batu semacam batako besar terjatuh. "Saya lihat batako jatuh dulu," kata dia. Beberapa detik kemudian, dia kaget sebuah mobil Avanza menyusul batako tersebut. Diperkirakan, batako tersebut adalah reruntuhan dari pembatas di tempat parkir lantai 2.

    Berdasarkan pantauan, mobil perak yang terjatuh tersebut berada dalam kondisi terbalik. Bagian atapnya ringsek hampir rata. Hampir semua kacanya pecah. Bagian depannya, hampir tak terlihat lagi.

    Menurut Kurwanto, saat jatuh, hidung mobil menyentuh tanah. Setelah itu, baru kemudian badan mobil terjungkal ke depan sehingga membuat mobil terbalik. Pengendara masih berada di dalam mobil saat kejadian.

    Orang-orang di sekitar tempat kejadian berinisiatif menolong korban. Kaca jendela depan dipecah dan korban segera dievakuasi untuk dibawa ke rumah sakit. Beruntung, korban diselamatkan dan saat ini ada di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

    Menurut data kepolisian, korban adalah seorang office boy PT. Mitra Abadi Prima bernama Yusman Fadilah (22), warga Sunter Jaya. Yusman dilaporkan mengendarai mobil milik perusahaan tersebut atas perintah atasannya. "Namun belum diketahui secara pasti, kami masih selidiki," kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Sutriyono.

    Ditemui di rumah sakit, kakak korban Imam (37) mengatakan sejauh ini kondisi adiknya tidak mengalami luka parah. Hanya lecet-lecet di tangan dan kaki serta bibirnya dijahit. "Mudah-mudahan tak ada patah tulang, karena sekarang masih perawatan" kata dia. Dari foto yang ditunjukan Imam, korban memang hanya tampak mengalami luka di sekitar wajah.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.