Jokowi-Ahok Kumpulkan PNS Bahas Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Tony Hartawan

    Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengumpulkan jajaran satuan kerja perangkat daerah di Balai Kota. Kedua pemimpin DKI ini melakukan arahan terkait dengan penanggulangan banjir.

    Jokowi mengatakan camat dan lurah merupakan bagian terpenting dalam menangani musibah banjir. "Bagaimana mereka sigap langsung ada di lapangan dan meng-handle warga," katanya di Balai Kota pada Selasa, 21 Januari 2014.

    Jokowi menuturkan sejauh ini dirinya melihat camat dan lurah sudah tanggap lingkungan. Kepala dinas terkait juga dinilai sigap.

    Menurut pantauan Tempo, satu per satu kepala dinas, camat, dan lurah mulai berdatangan. Beberapa tampak agak kuyup. Maklum, hujan mengguyur Jakarta sejak pagi.

    Hujan sudah mengguyur Jakarta sejak Sabtu, 18 Januari lalu. Banjir juga mengepung kawasan Jakarta. Daerah seperti Kampung Pulo dan Grogol menjadi langganan banjir.

    Bahkan Senin kemarin, 20 Januari, Jokowi bertemu Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Mohamad Hasan, dan pimpinan kota tetangga lain minus Banten dan Tangerang.

    Pertemuan tersebut membahas problem banjir di Jakarta. Salah satunya, pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane dan pembangunan dua waduk.

    SYAILENDRA


    Topik Terhangat
    Banjir Jakarta | Buku SBY vs Anas | Banjir Bandang Manado | BBM Akil Mochtar | Anas Ditahan |


    Berita Terpopuler
    Nyebur di Kampung Pulo, Wiranto Diingatkan Warga
    Ahok: Kami Bawa Polisi, Mereka Bawa Golok 
    Rumah Makan Ini Sibuk Bagi Nasi Bungkus Gratis
    Jokowi Jawab Amien Rais: Saya yang Penting Kerja
    Ahok Ingin Pengungsi Korban Banjir Ada di Asrama Haji  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.