Bendung Batu Belah Dibuka, Tangerang Siaga Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jembatan Satria penghubung utaman kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang terlihat dari udara yang membentang di atas Sungai Cisadane, Tangerang (28/5).  TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Jembatan Satria penghubung utaman kota Tangerang dengan Kabupaten Tangerang terlihat dari udara yang membentang di atas Sungai Cisadane, Tangerang (28/5). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Tangerang - Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, mengatakan bahwa warga yang tinggal di Daerah Aliran Sungai Cisadane telah diminta untuk mengungsi lebih cepat terkait dengan akan datangnya air dari wilayah Bogor sehubungan dengan dibukanya pintu air Bendung, Batu Belah, Bogor, Jawa Barat.

    "Peringatan sudah disampaikan kepada seluruh warga agar waspada terhadap banjir yang akan datang," ujar Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, Selasa, 21 Januari 2014.

    Arief mengatakan status di Bendung Batu Belah saat ini Siaga I seiring tingginya curah hujan di daerah hulu Sungai Cisadane tersebut. Dampak dari dibukanya pintu air tersebut, sejumlah wilayah Tangerang akan terkena banjir. "Untuk Kota Tangerang meliputi Kecamatan Cibodas, Karawaci, Priuk dan Jatiuwung," kata Arief.

    Hanya saja, Arief belum bisa memastikan berapa jumlah populasi warga yang tinggal di bantaran sungai tersebut. Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan 13 posko utama dan puluhan posko darurat di Desa Kohod, Kecamatan Pakuai, dan Tanjung Burung Kecamatan Teluk Naga sebagai antisipasi dari dampak limpahan air Batu Belah tersebut.

    "Selain posko, peringatan kepada warga yang tinggal di daerah aliran sungai juga telah disampaikan melalui camat, lurah hingga ketua RT," kata Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, Teteng Jumara, kepada Tempo.

    Menurut Teteng, sebanyak 200 kepala keluarga di desa tersebut sudah merasakan air naik ke permukaan dan masuk ke pemukiman mereka dengan ketinggian selutut orang dewasa. "Jika air dari Batu Belah sampai, mungkin ketinggian air akan bertambah," katanya.

    Warga, kata dia, sudah banyak yang mengungsi di posko yang telah disediakan. Untuk bantuan, kata Teteng, pihaknya terus mendistribusikan bantuan berupa beras, mi instan dan air mineral kepada warga korban banjir tersebut.

    JONIANSYAH

    Berita terpopuler
     SBY Sakit Hati Tak Jadi Wapres Mega
    Curhat SBY Soal Hubungannya dengan Mega 
    7 Ekspresi Sewot Ani SBY di Instagram 
    Istilah Akil Soal Suap: Emas 3 Ton dan Uang Kecil
    Akil Dituding Bermain di Sengketa Pilkada Bali 
    Nilai Aset Akil yang Disita Capai Rp 200 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.