Banjir di Kampung Pulo Naik Jadi 3 Meter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menaiki rakit buatan untuk melewati banjir yang menggenangi kawasan Kampung Melayu, tepatnya di depan Gudang Peluru Jl. KH Abdullah Syafei, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Warga menaiki rakit buatan untuk melewati banjir yang menggenangi kawasan Kampung Melayu, tepatnya di depan Gudang Peluru Jl. KH Abdullah Syafei, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1). TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir di permukiman warga bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali naik. Pagi tadi, air mulai surut mencapai sekitar satu meter, namun petang ini ketinggian air kembali mencapai tiga meter.

    Ketua RT 04 RW 03 Kampung Pulo, Usep Tahrudin, mengatakan air kembali naik mulai pukul 15.00 WIB. "Air naik lagi, jadi tiga meter karena di Depok airnya tinggi," kata Usep kepada Tempo, Selasa, 21 Januari 2014.

    Usep memperkirakan air akan kembali naik pada pukul 20.00 nanti. Alasannya, siang tadi ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 140-160 sentimeter, atau siaga 2. "Malem airnya sampai dan pasti naik lagi banjirnya. Kemungkinan empat meter ada," ujarnya.

    Sementara itu, Camat Jatinegara, Syofian, mengatakan sebanyak 4.000 warga Kampung Pulo masih memadati posko pengungsian di kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, RS Hermina, gedung olahraga, dan tenda-tenda pengungsian yang dibangun di Jalan Jatinegara Barat.(Baca : Banjir di Kampung Pulo Capai 5 Meter

    "Semalam sempat surut 80-100 sentimeter, tapi warga tidak ada yang kembali ke rumahnya karena khawatir banjir kembali tinggi," ujarnya. "Ternyata benar airnya naik lagi."

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler
    Ahok: Gimana Enggak Banjir Kalau Tanggul Dibolongi? 
    Jakarta Banjir, Ruhut Tuntut Jokowi Minta Maaf 
    Alasan Jokowi Mau Pasang Badan untuk Pusat 
    Ahok: Kami Bawa Polisi, Mereka Bawa Golok  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.