Normalisasi Sungai Besar Jakarta Sudah 40 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melintas di proyek Normalisasi kali Pesanggrahan, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Rabu (10/10). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Pekerja melintas di proyek Normalisasi kali Pesanggrahan, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Rabu (10/10). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum Danis H. Sumadilaga mengatakan, normalisasi kali besar di DKI Jakarta, seperti Kali Angke, Pesanggrahan, dan Sunter, sekarang perkembangannya sudah mencapai 40 persen. Hambatan dalam proses normalisasi kali tersebut terkait dengan pembebasan lahan dan pemindahan penduduk.

    "Proyek normalisasi sudah sejak tahun lalu dikerjakan, kontrak sudah ditandatangani. Hambatannya terletak pada masalah lahan, lahan itu dilebarkan dan dikeruk. Karena masih adanya masalah relokasi lahan, kami kerjanya loncat-loncat. Namun sebenarnya uang kontraknya sudah ada," ujar Danis ketika ditemui di kantor Kementerian PU, Selasa, 21 Januari 2014.

    Untuk melakukan normalisasi Kali Pesanggrahan, Angke, dan Sunter, anggaran yang sudah disediakan Kementerian adalah 2,24 triliun rupiah dengan melebarkan kali yang awalnya 7 sampai 15 meter menjadi 15 sampai 40 meter. (Baca: Banjir Jakarta, Normalisasi Pesanggrahan Lewati Target )

    Danis mengatakan, terkait normalisasi kali besar di Jakarta, Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan akan selesai pada 2016. Menurut Danis, dengan catatan masalah sosial dan pemindahan penduduknya lancar. "Pemindahan penduduk dan pembebasan lahan kan memerlukan waktu. Terkait hal ini, kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan provinsi terkait, seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat," kata Danis.

    Sebelumnya, Danis mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum juga akan melakukan normalisasi Kali Ciliwung dan pembangunan sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur. Selain itu, penambahan beberapa pintu air juga dilakukan, seperti pintu air Manggarai dan pintu air Karet.

    GALVAN YUDISTIRA



    BeritaTerpopuler

    Ahok: Gimana Enggak Banjir Kalau Tanggul Dibolongi? 
    Jakarta Banjir, Ruhut Tuntut Jokowi Minta Maaf 
    Alasan Jokowi Mau Pasang Badan untuk Pusat 
    Ahok: Kami Bawa Polisi, Mereka Bawa Golok 
    Jokowi Jawab Amien Rais: Saya yang Penting Kerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.