Permadi: Jokowi Harus Akui Tak Bisa Atasi Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerhati budaya Indonesia, Permadi. ANTARA FOTO/Eric Ireng

    Pemerhati budaya Indonesia, Permadi. ANTARA FOTO/Eric Ireng

    TEMPO.CO, Jakarta: Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Permadi, meminta Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui bahwa dirinya tak sanggup menyelesaikan masalah banjir Ibu Kota. Dia meminta Jokowi tak menyalahkan pemimpin Jakarta sebelumnya. "Yang tidak berhasil dilakukan diakui saja," katanya saat dihubungi, Selasa, 21 Januari 2014.

    Menurut Permadi, banjir Jakarta lebih parah dari tahun sebelumnya. Namun, Jokowi dan wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama alis Ahok, mengklaim bahwa titik-titik banjir di Jakarta berkurang. "Apa artinya titik banjir berkurang kalau banjirnya semakin menjadi," ujarnya.

    Lantaran masalah ini, Permadi menyarankan agar Jokowi jujur pada dirinya bahwa ia belum siap menjadi Gubernur DKI Jakarta. Jokowi sebelumnya menyalahkan para pendahulunya lantaran Jakarta masih kebanjiran. Menurut dia, masalah yang ada sekarang merupakan imbas tahun-tahun sebelumnya.

    Jokowi mengatakan, pemerintah provinsi telah berupaya mengatasi banjir. Mereka sudah mengamati lokasi genangan air, memperbaiki tanggul, dan mengeruk beberapa waduk. Meski demikian, ia mengakui penanganan ini belum maksimal. (Baca: Jakarta Banjir, Ruhut Tuntut Jokowi Minta Maaf )

    NUR ALFIYAH

    Berita Terpopuler
    J
    akarta Banjir, Ruhut Tuntut Jokowi Minta Maaf

    Alasan Jokowi Mau Pasang Badan untuk Pusat

    Ahok: Kami Bawa Polisi, Mereka Bawa Golok 

    Jokowi Jawab Amien Rais: Saya yang Penting Kerja

    Rumah Makan Ini Sibuk Bagi Nasi Bungkus Gratis



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.