Rano Karno Dukung Bupati Tangerang Tolak Sodetan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran dan warga mengangkat puing dinding rumah yang roboh dikawasan Lenteng Agung, Jakarta (19/1). Sebuah rumah di RT 09 RW01 tersebut roboh akibat tanah longsor yang terkikis derasnya arus air sodetan kali Ciliwung dan tidak mengakibatkan korban jiwa. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas pemadam kebakaran dan warga mengangkat puing dinding rumah yang roboh dikawasan Lenteng Agung, Jakarta (19/1). Sebuah rumah di RT 09 RW01 tersebut roboh akibat tanah longsor yang terkikis derasnya arus air sodetan kali Ciliwung dan tidak mengakibatkan korban jiwa. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Tangerang - Wakil Gubernur Banten Rano Karno mendukung sikap Bupati dan Wali Kota Tangerang yang menolak sodetan Ciliwung-Cisadane. "Kalau kepentingannya lebih banyak menguntungkan DKI, saya Wakil Gubernur Banten akan mengatakan tidak," kata Rano ketika meninjau banjir di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Rabu, 22 Januari 2014.

    Menurut Rano, semestinya pemerintah pusat dan Pemda DKI terlebih dahulu membahas hingga matang wacana ini dengan memaparkan kajian teknis dan dampak yang akan ditimbulkan. "Semua pihak duduk bareng dulu. Jika semua sudah oke, baru bicara ke tataran teknis," katanya.

    Rano setuju dengan keinginan Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang yang menginginkan normalisasi menyeluruh Sungai Cisadane. Rano meminta Pemda DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum untuk tidak dulu membicarakan sodetan Ciliwung-Cisadane sebelum dilakukan normalisasi Cisadane yang kini sudah mendangkal." Situasi seperti sekarang ini banjir di Tangerang menyebar merata," kata Rano. (Baca: Di Tangerang, Sodetan Cisadane-Ciliwung Ditolak)

    Rano mengku belum diajak membahas rencana itu secara detail. "Kami belum diajak bicara secara resmi," tuturnya.  Jokowi memang sempat meneleponnya untuk rapat di Katulampa. Akan tetapi, kala itu ia berhalangan untuk hadir. Rano yakin penolakan Bupati dan Wali Kota Tangerang punya dasar yang kuat.

    Sebelumnya, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnaen dan Wali Kota Tangerang Arief Rachardiono Wismansyah sepakat menolak proyek sodetan itu dengan alasan sodetan akan menambah parah banjir di Tangerang.

    Ditemui di Muara Cisadane, Zaki menegaskan, penolakan mereka terhadap proyek itu berdasarkan fakta dan realita di lapangan. "Semestinya pemerintah cukup melakukan empat langkah mengatasi banjir Jakarta dan Tangerang tanpa melakukan sodetan," kata Zaki.

    Empat langkah itu adalah mengeruk sedimentasi Cisadane agar bisa menampung volume air yang lebih besar, rehabilitasi pintu air 10, rehabilitasi kali Mookervat, dan normalisasi Cisadane dari hulu hingga hilir.

    JONIANSYAH

    Berita Terpopuler

    Mengapa Ahok Keras Menjaga Waduk Pluit?
    Jokowi Kesal Pengungsi Mengemis di Jalanan 
    Di Ciliwung, 'Awas Pak Jokowi, Banjirnya Sedada' 
    Cisadane Meluap, Tangerang Banjir  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.