Banjir, Anak-anak Jatinegara Barat Malah Berenang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi banjir yang mulai menutupi jalan Jatinegara Barat, Jakarta, (21/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Warga melintasi banjir yang mulai menutupi jalan Jatinegara Barat, Jakarta, (21/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas perekonomian di Jatinegara Barat terhenti karena banjir yang menggenangi kawasan pertokoan di sana. Perahu karet bolak-balik mengantar logistik bagi para pengungsi. Namun bagi anak-anak, banjir bisa menjadi ajang bermain yang menyenangkan. Mereka tak segan untuk berenang atau bermain air.

    Sebagian warga lainnya malah sengaja mendatangi kawasan banjir lantaran ingin melihat banjir secara langsung. "Penasaran lihat di TV, pengin lihat langsung," kata seorang warga kepada Tempo, Rabu, 22 Januari 2014.

    Ketinggian air di sepanjang Jalan Jatinegara mencapai lutut orang dewasa, atau sekitar 50 sentimeter. Orang masih bisa melewati kawasan ini perlahan-lahan tanpa menaiki perahu karet. Pemilik ruko menutup pintunya, seperti yang terlihat di kompleks Ruko Bukit Duri. Bank, toko, tempat kursus, sampai toko cat menghentikan aktivitasnya. Akses jalan ini memang tertutup untuk kendaraan bermotor.

    Sementara itu, air yang sempat melewati tanggul Kali Ciliwung terpantau surut. Namun air yang menggenangi Jalan Jatinegara Barat belum surut benar. Air hanya terlihat surut di titik terendah jalan, tepatnya di dekat kantor Pegadaian cabang Jatinegara. Di Jalan Kebon Pala III dan Jalan Kebon Pala II, air juga tampak semakin surut.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Terpopuler
    Mengapa Ahok Keras Menjaga Waduk Pluit?
    Titik Banjir Hari Ini 22 Januari 2014
    Cisadane Meluap, Tangerang Banjir
    Ahok: Sampai Kiamat Juga Kebanjiran!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.