Ini Jalanan Jakarta yang Masih Tergenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anak bermain sepeda di jalan yang tergenang banjir di kawasan Mejobo, Kudus, Jateng(19/1). Banjir akibat luapan Sungai Piji setinggi 30-60 cm itu merendam sejumlah titik di dua desa di kecamatan Mejobo. ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko

    Sejumlah anak bermain sepeda di jalan yang tergenang banjir di kawasan Mejobo, Kudus, Jateng(19/1). Banjir akibat luapan Sungai Piji setinggi 30-60 cm itu merendam sejumlah titik di dua desa di kecamatan Mejobo. ANTARA/ Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pagi ini, Kamis 23 Januari 2014, beberapa ruas jalan di Jakarta masih tergenang air. Ada yang masih bisa dilalui kendaraan bermotor, ada pula yang tidak bisa. Berikut sebagian titik genangan air yang diinformasikan Traffic Management Center Polda Metro Jaya:


    • Jalan bawah jalan layang Kampung Melayu-Gudang Peluru, Jakarta Timur masih tergenang air tinggi. Sementara jalan ini tak bida dilalui kendaraan bermotor.

    • Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kampung Melayu, Jakarta Timur, genangan air sudah surut dan bisa dilintasi kendaraan bermotor.

    • Jalan Tubagus Ange Jakarta Barat (arah ke Jembatan Dua), genangan air setinggi 30-40 sentimeter. Bagi kendaraan sejenis sedan disarankan tidak melewatinya.

    • Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, tepatnya depan Samsat, genangan air sekitar 15-20 sentimeter. Kendaraan bermotor bisa melintas.

    • Kawasan lampu lalu lintas di Puri Kembangan, Jakarta Barat, genangan air mencapai 40 sentimeter. Kendaraan jenis sedan disarankan menghindarinya.

    • Jalan depan kampus Universitas Trisakti di Grogol, genangan air sudah surut.

    • Jalan Panjang, Jakarta Barat, tepatnya di depan McDonald Green Garden, genangan air 20 sentimeter, bisa dilewati kendaraan bermotor.


    PDP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.