Jokowi Blusukan Dibuntuti TV Prancis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjalan di atas area Jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang usai diresmikan di kawasan Karet, Jakarta, Senin (30/12). Proyek jalan layang ini sepanjang 2,8 kilometer. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berjalan di atas area Jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu - Tanah Abang usai diresmikan di kawasan Karet, Jakarta, Senin (30/12). Proyek jalan layang ini sepanjang 2,8 kilometer. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali menjadi sorotan media asing. Kali ini jaringan TV 2 Prancis, salah satu jaringan media terbesar di sana, ikut blusukan bareng Jokowi.

    "Jokowi memiliki potensi memajukan negara G-20," kata Patrick, salah satu produser TV 2 Prancis pada Jumat, 24 Januari 2014. Negara G-20 adalah komunitas negara-negara yang dinilai memiliki kekuatan ekonomi kuat seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa. Apalagi, Jokowi memiliki arahan untuk membawa Jakarta sebagai kota jasa dan dagang. Jadi, menurut Patrick, cocok jika dia ditempatkan sebagai tokoh yang berpengaruh.

    Menurut dia, TV 2 memandang setiap program kerja Jokowi tertata dengan rapi. Konsep program kerjanya pun menarik. Pantauan Tempo, para jurnalis Prancis ini sudah mengikuti Jokowi sejak gowes pagi tadi. Mereka ikut bersepeda di samping Jokowi. Sedangkan yang lainnya mengambil gambar Jokowi.

    Siangnya, mereka diajak Jokowi blusukan ke permukiman padat penduduk di RT 02 RW 08, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Jokowi juga salat Jumat di masjid yang ada di tengah kampung padat tersebut.

    Kehadiran enam jurnalis TV 2 berbadan besar ini menarik perhatian warga. Mereka berdesakan dengan warga yang ingin bersalaman dengan Jokowi. Lucunya, beberapa dari mereka memilih keluar dari kerumunan. "Panas sekali," ujar seorang kamerawan sambil tersenyum.

    Setelah dari permukiman padat penduduk tersebut, Jokowi mengajak mereka berputar-putar di jalanan Jakarta, "menikmati" macetnya Ibu Kota.  (Baca juga: Blusukan Bareng, Jokowi Kalahkan Boediono)

    SYAILENDRA

    Berita Lainnya:
    Aburizal Pede Kalahkan Jokowi  
    Begini Tuntutan Para Pelawak pada Jokowi  
    MRT Disebut untuk Orang Miskin, Singapura 'Ngamuk'  
    Sutan Sebut Rumah di Bogor Atas Nama Istrinya  
    Korea Selatan Melangkah ke Teknologi 5G  
    Akil Pasang Tarif Miliaran Urus Sengketa  
    Mahfud Md. Mengakui Bertemu Atut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.