Jokowi: Solusinya Normalisasi Kali Cisadane  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi didampingi Wakil Gubernur Banten Rano Karno,  Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri), dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kedua kiri), memberi penjelasan kepada masyarakat, saat meninjau Bendung Pasar Baru Cisadane (Pintu Air 10) di Tangerang, Banten, (25/1). ANTARA/Ismar Patrizki

    Jokowi didampingi Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah (kiri), dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kedua kiri), memberi penjelasan kepada masyarakat, saat meninjau Bendung Pasar Baru Cisadane (Pintu Air 10) di Tangerang, Banten, (25/1). ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Tangerang - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui bahwa sodetan Ciliwung-Cisadane akan menambah parah banjir di Tangerang. Menurut Jokowi, solusi untuk Cisadane bukanlah sodetan, tapi normalisasi."Kalau sodetan akan menjadi masalah. Saya kira sudah jelas, normalisasi Cisadane, bukan sodetan," kata Jokowi.

    Pernyataan Jokowi ini dilontarkan setelah meninjau langsung Sungai Cisadane dan Bendung Pasar Baru Cisadane. Jokowi tiba di Bendung Pasar Baru Cisadane atau Pintu Air 10 sekitar pukul 11.15 siang ini. (Baca: Jokowi Datang, Tangerang Minta Ini)

    Kedatangan Jokowi didampingi Wakil Gubernur Banten Rano Karno, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Zulkarnaen, dan Wali Kota Tangerang Arief Rachardiono Wismansyah ini langsung disambut teriakan penolakan sodetan Cisadane ketika memasuki area Bendung Pasar Baru Cisadane.

    Jokowi dan rombongan terus menerobos puluhan orang yang meneriakkan "Tolak sodetan Cisadane" itu. Mereka langsung mengecek kondisi pintu air dan bendung.

    JONIANSYAH

    Berita Terpopuler
    Coba Rute Baru, Bus Jokowi 'Nyasar' ke Rumah Makan 
    Korban Pencabulan Kenal Petugas Transjakarta
    Jokowi Blusukan Dibuntuti TV Prancis 
    Dua Kawasan Ini Akan Jadi Waduk di Jakarta Utara  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.