Banjir Surut, Warga Kampung Pulo Masih Mengungsi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menggunakan perahu buatan dari kayu dan styropom untuk beraktifitas saat terjadi banjir di kawasan Kampung Pulo - Cawang, Jakarta, (21/01). Tempo/Amston Probel

    Warga menggunakan perahu buatan dari kayu dan styropom untuk beraktifitas saat terjadi banjir di kawasan Kampung Pulo - Cawang, Jakarta, (21/01). Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Banjir di permukiman warga bantaran Kali Ciliwung, tepatnya di Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, yang sempat mencapai 6 meter, kini telah surut. Saat ini ketinggian air di pemukiman Kampung Pulo masih sekitar 3,5 meter.

    "Air mulai surut perlahan, radius 20 meter dari bantaran Kali Ciliwung, banjir masih 350 sentimeter," kata Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu kepada Tempo, Sabtu, 25 Januari 2014.

    Meski surut, rupanya bagi warga air masih tergolong tinggi. Sehingga mereka memilih bertahan di posko pengungsian kantor Suku Dinas Kesehatan Jaktim, Rumah Sakit Hermina, dan tenda-tenda pengungsian di Jalan Jatinegara Barat. "Tercatat masih 7 ribu warga yang mengungsi. Ada beberapa yang melihat rumahnya, tapi kembali lagi ke pengungsian," ujar Bambang.

    Sebelumnya pada Rabu, 22 Januari 2013, banjir yang merendam permukiman Kampung Pulo semakin tinggi hingga mencapai 6 meter. Sebanyak 18.973 jiwa di 8 RW Kampung Pulo terdampak banjir. Namun, hanya sekitar 7.584 jiwa yang mengungsi di beberapa posko pengungsian.

    Adapun Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mencatat lima wilayah Jakarta masih terendam banjir, Sabtu, 25 Januari 2014. Ketinggian air bervariasi dari 60 hingga 350 sentimeter.

    Di Jakarta Timur, ketinggian banjir masih tinggi yakni mencapai 350 sentimeter. Jakarta Selatan, ketinggian sekitar 200 sentimeter. Jakarta Pusat dan Barat pun masih tergenang dengan ketinggian 150 sentimeter. Sementara, banjir paling rendah di Jakarta Utara, sekitar 60 sentimeter.

    Sebanyak 41 Kelurahan di 18 kecamatan terdampak banjir dengan jumlah jiwa sebanyak 137.310 orang. Namun hanya 51.245 jiwa yang mengungsi. Banjir yang merendam selama kurang lebih sepekan ini menelan korban jiwa sebanyak 22 orang meninggal.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler:

    Wawancara Dave Morin: Bakrie Tak Memiliki Path
    Nurul Izzah Akan Bercerai, Dukungan Terus Mengalir
    Pungli Kartu Jakarta Pintar, Ahok: Ada `Susu Tante`
    Daftar Harga iPhone 5S dan 5C di Indonesia  
    Tangerang Siap Jamu Jokowi Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.