Banjir Surut, 600 Warga Kampung Pulo Pulang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah korban banjir mulai kembali ke rumahnya di Kampung Pulo, Jakarta, Minggu (20/1). Warga mulai meninggalkan lokasi pengungsian untuk membersihkan rumah mereka dari lumpur sisa banjir. TEMPO/Subekti

    Sejumlah korban banjir mulai kembali ke rumahnya di Kampung Pulo, Jakarta, Minggu (20/1). Warga mulai meninggalkan lokasi pengungsian untuk membersihkan rumah mereka dari lumpur sisa banjir. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Setidaknya 600 orang yang menghuni Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, mulai meninggalkan posko pengungsian. Mereka kembali ke rumah masing-masing sejak Sabtu sore, 25 Januari 2014.

    Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu, mengatakan sekitar 600 pengungsi sudah kembali ke rumah. "Banjir kan mulai surut, jadi pada pulang ke rumah," kata dia kepada Tempo, Ahad, 26 Januari 2014.

    Ia mengatakan pengungsi banyak yang pulang karena ingin membersihkan rumah mereka. Selain itu, mereka memang ingin kembali tinggal di rumahnya. "Tak bisa kami cegah kalau sudah surut kayak gini."

    Terkait kondisi banjir sendiri, menurut Bambang, ketinggian air mulai surut sejak kemarin. "Saat ini ketinggian air 10-100 sentimeter. Mudah-mudahan kalau di hulu tidak hujan lagi, akan semakin surut," ujarnya.

    ERWAN HERMAWAN

    Berita Lain:
    Gempa Kebumen, Pantai Selatan Jadi Zona Aktif
    Forum Davos, Negara Berkembang Fokus Tangani KURS
    Ruhut: SBY Lagi terapi Kejut Demokrat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.