4 Langkah Usai Sodetan Ciliwung-Cisadane Batal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jakarta Jokowi berbicara di depan wartawan dan masyarakat disaksikan Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Bupati Tangerang Zaki Iskandar, dan Wakil Gubernur Banten Rano Karno, pada pertemuan yang membahas Sungai Cisadane di Tangerang, Banten, (25/1).  TEMPO/Marifka Wahyu

    Gubernur Jakarta Jokowi berbicara di depan wartawan dan masyarakat disaksikan Walikota Tangerang Arief Wismansyah, Bupati Tangerang Zaki Iskandar, dan Wakil Gubernur Banten Rano Karno, pada pertemuan yang membahas Sungai Cisadane di Tangerang, Banten, (25/1). TEMPO/Marifka Wahyu

    TEMPO.CO , Jakarta:Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Banten, serta Wali Kota dan Bupati Tangerang sepakat membatalkan rencana membuat sodetan dari Kali Ciliwung ke Cisadane. Gubernur DKI Joko Widodo sepakat mendahulukan nomalisasi sungai Cisadane sebelum dibuat sodetan. Pertimbangannya, ketinggian air Cisadane sudah mencapai bibir sungai yang membuat Tangerang terancam kebanjiran.

    Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga pun sepakat bahwa pembuatan sodetan bukanlah solusi ampuh untuk mengatasi banjir di kawasan Jabodetabek. "Itu tidak mendesak dan kalau bisa diambil sebagai langkah terakhir saja," katanya, Ahad, 26 Januari 2014. (Baca: Alasan Jokowi Membatalkan Sodetan Cisadane)

    Soalnya, pada Rabu dan Kamis pekan lalu aliran Cisadane hampir meluap karena debit air mendekati maksimal. "Bisa dibayangkan kalau ada sodetan, air yang mengalir akan lebih banyak lagi," katanya.

    Setidaknya, ada empat hal yang menurut Nirwono harus dilakukan sebelum membuat sodetan. Pertama menormalisasi aliran Cisadane dari hulu ke hilir. Termasuk memperkuat tanggul dan merelokasi warga yang tinggal di bantaran Cisadane.

    Kedua, memperbaiki pintu air di wilayah Tangerang. "Saat ini hanya sekitar 50 persen pintu air di Tangerang yang berfungsi," kata Nirwono. Ketiga, pemerintah juga perlu mengeruk sedimentasi yang muncul di area delta Cisadane. "Kalu sudah dikeruk, aliran air pasti lebih lancar," katanya.

    Terakhir, pemerintah juga harus merevitalisasi sekitar 200 waduk dan situ di Jabodetabek. Menurut dia, keempat langkah ini akn lebih efektif mengatasi banjir di Jabodetabek ketimbang membuat sodetan Ciliwung ke Cisadane.

    Sebelumnya diberitakan, keputusan membatalkan pembangunan sodetan Kali Ciliwung Cisadane diambil setelah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bertemu dengan Wagub Banten Rano Karno, Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar.

    ANGGRITA DESYANI

    Berita Terpopuler
    Dua Orang Tewas di Toko Minyak Wangi Bekasi

    Jakmania Bali Galang Bantuan Banjir Jakarta

    Banjir, Sejumlah Warga Asik Mancing di Pemukiman

    Konsep Waduk di Jakarta Utara Istimewa  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.