Bus Transjakarta Butut untuk Angkutan Malam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan upaya petugas kebakaran memadamkan api yang membakar bus Transjakarta di jalan Pemuda, Jakarta (24/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Warga menyaksikan upaya petugas kebakaran memadamkan api yang membakar bus Transjakarta di jalan Pemuda, Jakarta (24/1). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan sejumlah bus Transjakarta butut lantaran usianya sudah melebihi waktu jalan. Dia mengaku bus Transjakarta semestinya diganti setiap lima tahun. "Umur busnya saja sudah delapan tahun, padahal seharusnya ganti setiap lima tahun," kata Jokowi di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2014.

    Sebagian bus Transjakarta yang sudah berusia tua sudah tak nyaman ditumpangi. Selain bodinya yang sudah lapuk, penyejuk udaranya sering bocor. Air menetes ke kursi penumpang. Contohnya salah satu bus Transjakarta yang melaju di koridor enam jurusan Ragunan-Dukuh Atas. Petugas mewanti-wanti penumpang karena kursi basah akibat AC yang bocor. Meski mengomel, penumpang tetap menumpangi bus itu.

    Pemerintah DKI Jakarta berencana mendatangkan seribu bus Transjakarta sebagai pengganti bus-bus yang sudah tua. Sebanyak 400 di antaranya dijadwalkan tiba tahun ini. "Cukuplah, nanti yang jelek kita masukkan garasi, diperbaiki, nanti digunakan untuk angkutan malam hari," katanya.

    Menurut dia, setiap pekan akan ada bus baru yang dimasukkan ke koridor Transjakarta untuk menggantikan bus lama. Saat ini Pemprov DKI Jakarta juga sedang menyelesaikan pembentukan PT Transjakarta. Jokowi akan membuat aturan insentif dan disinsentif bagi operator bagian perawatan bus.

    ANGGRITA DESYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.