Jokowi Bahas Gelontoran Rp 5 Miliar untuk Vila Bogor

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, warga korban banjir di RSUD Budhi Asih di jalan Dewi Sartika, Jakarta, (21/1). Kedatangan Jokowi tersebut selain melihat kondisi para korban dan juga memastikan program KJS berjalan dengan semestinya. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta, warga korban banjir di RSUD Budhi Asih di jalan Dewi Sartika, Jakarta, (21/1). Kedatangan Jokowi tersebut selain melihat kondisi para korban dan juga memastikan program KJS berjalan dengan semestinya. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan menggelontorkan dana Rp 5 miliar ke Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada tahun anggaran 2014. Dana hibah itu akan diberikan untuk merobohkan vila yang berdiri di atas area hijau.  "Rencananya, tahun ini akan ada 800 vila yang diruntuhkan," kata Jokowi di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad, 26 Januari 2014.

    Jumlah vila yang dirobohkan itu meningkat dibanding tahun lalu. Bogor telah meruntuhkan 250 vila dengan anggaran yang digelontorkan DKI sebesar Rp 2 miliar pada 2013. "Jadi wajar kalau sekarang dana hibahnya meningkat karena jumlah vila bertambah," kata Jokowi.

    Menurut Jokowi, dana hibah untuk Kabupaten Bogor tak terbatas pada urusan penertiban vila. Dana ini akan digunakan untuk pembebasan lahan yang akan dipakai untuk Bendung Ciawi dan Bendung Sukamahi di Kabupaten Bogor. (baca:Satpol PP Bogor Segel Puluhan Vila Liar)

    Jokowi mengatakan urusan pembangunan bendung itu akan dibicarakan dengan Bupati Bogor Rachmat Yasin, pada Senin, 27 Januari 2013. "Kami tidak mau rencana-rencana lagi, besok akan langsung dibahas kebutuhannya berapa dan urusan teknis pembangunannya bagaimana," kata Jokowi. Namun jumlah anggarannya belum bisa dipastikan karena baru akan dibahas besok.

    Jokowi berharap pembangunan bendung, normalisasi sungai, dan pembangunan sembilan waduk baru di Jakarta bisa menjadi solusi ampuh menghalau banjir di Jakarta. Pembangunan sembilan waduk baru di Jakarta akan dimulai pada Februari 2014. Waduk yang pertama dibangun berada di Rorotan, Jakarta Utara, dan Cengkareng, Jakarta Barat. Dia berharap pembangunan waduk tersebut sudah rampung akhir 2014. Sisanya, bisa beres pada 2015.(baca:Banjir Jakarta Akibat Hulu Kali Ciliwung Kritis)

    Jokowi optimistis pembangunan bendung di Bogor dan waduk baru di Jakarta bisa efektif mengatasi banjir. "Sebanyak 40 persen air nanti tertahan di bendung, sementara sisanya ditampung di waduk yang sudah dinormalisasi dan di waduk baru," katanya.

    Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, pesimistis pembangunan bendung dan waduk baru itu tepat sasaran. Pemerintah diminta berfokus pada normalisasi waduk. "Sebenarnya sudah ada 200 waduk dan situ di Jabodetabek. Itu saja belum bisa dirawat dengan baik," katanya ketika dihubungi Tempo kemarin.

    ANGGRITA DESYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.