Taksi 'Bablas' ke Selasar Kantor Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taxi yang

    Taxi yang "terperosok" di anak tangga Balai Kota Jakarta. TEMPO/Ismi Damayanti

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah taksi Blue Bird dengan nomor polisi B 1757 BTA nyelonong ke tangga selasar kantor Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Taxi tersebut sedang menunggu penumpang yang memesannya di Gedung DPRD Jakarta.

    "Saya baru pertama ke sini," kata Guntur, si sopir taksi tersebut, pada Senin, 27 Januari 2014. Posisi Gedung DPRD Jakarta ada di bagian belakang Balai Kota, Jalan Kebon Sirih.

    Sang sopir ini mengaku akan putar balik sambil menunggu tamunya. Saat itu pukul 10.30 WIB, hujan cukup deras. Si sopir mengaku kondisi wiper tidak terlalu bagus sehingga dia tidak melihat adanya jalan turunan.

    Karena tidak mengetahui medan, si sopir bablas lurus ke arah undakan selasar. Brakk...bagian depan mobil nyungsep dengan kondisi bagian belakang masih bertahan di antara tangga. Si sopir terus menginjak rem. "Saya benar-benar enggak tahu," ujarnya dari dalam mobil.

    Adegan ini mengundang perhatian para pegawai di Balai Kota. Beberapa tampak berusaha membantu mendorong mobil tersebut, tetapi gagal. Ada juga yang masih sempat berfoto dengan latar taksi tersebut. Hingga akhirnya sebuah mobil derek milik Dinas Perhubungan datang. Proses evakuasi selama 20 menit ini berjalan lancar. "Lega saya," kata si sopir sambil keluar dari mobilnya.

    SYAILENDRA

    Berita Populer
    Klaim Ical Soal Pak Harto dan Golkar Berlebihan
    Di Survei Ini, Prabowo Subianto Selalu Jadi Juara
    Survei: PDIP Tak Usung Jokowi, Prabowo Menang
    Irfan Bachdim Resmi Gabung Klub Jepang
    Gempa Kebumen Akibat Dua Lempeng Bertemu
    Survei: Jokowi Bertahan, Prabowo-Aburizal Jeblok
    Gempa Kebumen, Aktivitas Gunung Api Masih Normal
    Survei: Publik Inginkan Koruptor Dihukum Mati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.