Depok Akan Razia PNS Gemuk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Toby Melville

    REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok akan "merazia" pegawai negeri sipil (PNS) bertubuh gemuk di setiap instansi. Dinas Kesehatan Kota Depok akan menyisir semua instansi yang ada di Depok mulai Maret 2014 untuk menjaring mereka yang berbadan melar. Jika terkena razia, PNS tersebut harus menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk tes kebugaran.

    "Mereka yang tidak lulus tes akan diberi konseling dan bimbingan untuk mengurangi bobot tubuhnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Lies Karmawati, Senin, 27 Januari 2014.

    Lies mengatakan program ini berawal dari ide Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail. Selama ini, Nur Mahmudi aktif mengkampanyekan program one day no rice. Dalam program tersebut, Nur Mahmudi mengajak warga untuk mengurangi makan nasi dan menggantinya dengan karbohidrat lain yang kadar glikemiknya rendah. "Beliau ingin semua warga sehat karena bila makan nasi sampai tiga kali sehari secara berlebihan, orang cenderung menderita diabetes," katanya.

    Dengan alasan itu, Nur Mahmudi memerintahkan Dinas Kesehatan untuk mengevaluasi pola makan warga Depok. "Maka muncullah ide bagaimana kalau dilakukan evaluasi pola makan," kata Lies. Masalahnya, program itu tidak bisa diterapkan untuk semua warga Depok secara langsung sehingga harus diterapkan secara bertahan. "Dimulai dari PNS terlebih dahulu."

    Lies mengatakan orang dengan berat tubuh tidak ideal cenderung tidak bugar. Hal itu tentunya berpengaruh pada kinerja. Untuk itu, seluruh PNS yang terdata tidak memiliki indeks massa tubuh ideal akan diikutkan dalam tes kebugaran. Tes meliputi pengecekan tekanan darah dan jalan atau lari dengan jarak 1.600 meter. "Nanti kita catat waktunya berapa," katanya. Waktu yang dicapai, kata dia, akan menentukan kebugaran para peserta tes berdasarkan usia mereka.

    Menurut Lies, Dinas Kesehatan sudah menyediakan program bagi PNS yang diketahui tidak bugar. Program itu berupa pemberian konseling untuk menjadikan berat badannya lebih ideal. "Kami juga akan memantau terus perkembangan dari PNS tersebut," katanya. Indeks massa tubuh, kata Lies, bisa dihitung dari berat badan dalam kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam meter. Indeks massa tubuh seseorang yang memiliki berat badan normal adalah 23-25.

    Lies mengatakan tes kebugaran akan dilakukan pada Maret 2014 ketika cuaca diperkirakan sudah cerah. Sebab, tes kebugaran harus dilakukan di luar ruangan. Dinas Kesehatan juga telah mempersiapkan sekitar 20 petugas untuk menggelar kegiatan tersebut.

    Adapun Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan pola makan sehat harus dimulai dari perubahan pola pikir terlebih dahulu. "Intinya adalah pola makan seimbang dan tidak boleh berlebihan," katanya.

    ILHAM

    Berita Terpopuler
    Cuit Anas Urbaningrum: Demokrat Ganti Ketua Umum 
    Survei: Jokowi Bertahan, Prabowo-Aburizal Jeblok
    Irfan Bachdim Resmi Gabung Klub Jepang 
    Survei: PDIP Tak Usung Jokowi, Prabowo Menang 
    Arthur Irawan Bergabung ke Malaga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.