Jokowi-Menteri Luar Negeri Inggris Bahas Pemberantasan Korupsi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11).  TEMPO/Dasril Roszandi

    Dua anak berpose di samping Gubernur DKI Jakarta Jokowi usai menyaksikan Pertunjukan seni Gema Nusantara karya Bagong Kussudiardja dalam Perjalanan menjadi Indonesia di TIM, Cikini, Jakarta (28/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Inggris William Hague menyatakan puas bisa membahas pemberantasan korupsi melalui keterbukaan informasi dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pertemuan kedua pejabat itu hanya berlangsung 30 menit.

    "Sangat menyenangkan mendiskusikan ini dengan Pak Gubernur dan mendengarkan apa yang dia lakukan di Jakarta," kata Hague seusai pertemuan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Januari 2014. (Baca:Menteri Luar Negeri Inggris Sambangi Jokowi)

    Menurut Hague, apa yang dilakukan Jokowi--panggilan akrab Joko Widodo--untuk Jakarta tidak berbeda jauh dengan apa yang terjadi di Inggris. "Banyak kesamaan dalam pekerjaan yang dilakukan di Inggris dan Jakarta," ucap pria 53 tahun tersebut. Hague mencoba mendorong sejumlah organisasi seperti Transparency International (TI) untuk membantu Gubernur. "Saya senang membandingkan pengalaman masing-masing," katanya.

    Selain membahas transparansi, Hague membicarakan peningkatan pendapatan daerah yang signifikan setelah penerapan e-government. Menurut dia, pendekatan yang sama sudah dilakukan di Inggris.

    Jokowi mengatakan Pemprov DKI Jakarta memang sudah transparan. Bahkan postur anggaran pun bisa dilihat langsung oleh warga Jakarta. "Buka anggaran kita di website. Saya sampaikan juga kita (Jakarta) punya complain office juga, kita (Jakarta) sudah melakukan semuanya," tutur Jokowi.

    Namun, Jokowi menambahkan, semua instansi memerlukan waktu untuk bisa masuk ke dalam sistem baru tersebut. "Ini, kan, butuh waktu," kata gubernur yang doyan blusukan itu. Jokowi menekankan bahwa pertemuannya dengan Hague tidak membahas pencalonannya sebagai presiden.

    Hague mengunjungi Jokowi sekitar pukul 14.00. Dia datang naik mobil Toyota Land Cruiser warna hitam bernopol CD-1501. Seusai berjabat tangan dengan Jokowi, dia mengucapkan salam kepada wartawan.

    SINGGIH SOARES

    Berita Terpopuler
    Kasir Ratu Atut Digeledah, 6 Mobilnya Dibongkar 
    Daftar 14 Kendaraan Adik Ratu Atut yang Disita KPK
    Mengapa Davos Penting Bagi Jokowi? 
    Banjir, Jokowi Pilih Mangkir dari Forum Davos


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.