Dicari Selama 8 Jam, Bocah Hanyut Ditemukan Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Depok - Setelah dicari selama lebih dari 8 jam, Abdul Rojak, 5 tahun, bocah yang hanyut di Kali Laya, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, akhirnya ditemukan pada pukul 17.54, Selasa, 28 Januari 2014. Bocah malang itu ditemukan 3 kilometer dari tempat ida tergelincir ke sungai, di dekat sebuah pabrik tahu di Cimanggis. 


    "Iya, anaknya sudah ditemukan dan langsung dibawa ke rumahnya," kata koordinator Tagana Kota Depok, Abdillah, saat menuju rumah duka di Jalan H. Icang, Kampung Pal Sigunung, RT 1 RW 2 Tugu, Cimanggis, Depok. 

    Abdillah merasa bersyukur mayat bocah itu bisa ditemukan sebelum hari gelap. Padahal, mereka sedang meminta bantuan dari tim SAR Jakarta Timur untuk mencari Rojak. Penemuan mayat di samping pabrik itu membuat tim Tagana bingung. "Padahal, sudah kita lewati beberapa kali (pencarian)," kata dia. Tim Tagana, yang dibantu tim SAR, Pasukan Pelopor Brimob, dan anggota Pemadam Kebakaran memang telah beberapa kali menyisir tempat tersebut. 

    Penemuan itu juga membuktikan bahwa tim gabungan pencari mayat salah menebak keberadaan mayat. Awalnya, mereka mengira mayat tersebut sudah masuk ke dalam gorong-gorong sepanjang 300 meter di RT 7 RW 3. Karena itu, sepanjang siang, mereka sibuk merekayasa aliran air di gorong-gorong. "Soalnya sudah disisir sumua," kata Abdillah. 

    Seperti diketahui, Rojak, yang tengah bermain pancing-pancingan di bawah pohon rambutan di pinggir Kali Laya, RT 1 RW 2, Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok, tiba-tiba tergelincir ke dalam aliran Kali Laya. Kejadian pada pukul 09.20 WIB itu dilihat oleh seorang ibu yang langsung berteriak meminta pertolongan bagi sang anak. Warga langsung berdatangan dan melapor ke Polsek Cimanggis. 

    Penemuan mayat ini sontak mengegerkan warga Kampung Pal Sigunung, Tugu. Ratusan orang, dari anak kecil hingga orang tua, berjejer antre memasuki rumah duka. Adapun orang tua Rojak, Sutisna, 45 tahun, tidak mampu menahan tangis saat mayat buah hatinya tiba. Saat ini, warga pengurus jenazah sedang memandikan jenazah Rojak. Salah satu anggota keluarga korban mengatakan Rojak akan langsung dimakamkan besok pagi, Rabu, 29 Januari 2014.

    ILHAM TIRTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.