Kota Bekasi Kembali Terendam Banjir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah warga melintasi banjir di Perumahan Bumi Nasio Indah, Jatiasih, Bekasi(18/4). Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COBekasi - Sejak semalam Kota Bekasi, Jawa Barat, diguyur hujan deras. Akibatnya, terjadi banjir hampir di seluruh wilayah dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut hingga seleher orang dewasa.

    Pantauan Tempo, Rabu pagi, 29 Januari 2014, banjir hampir terjadi di sejumlah wilayah. Seperti di Harapan Indah Medansatria, ketinggian air mencapai sepaha. Di Taman Harapan Baru, Duta Kranji, Bekasi Barat, air mencapai 1 meter dan di Jalan Raya Bintara selutut orang dewasa. (Baca juga: Jakarta Dikepung Calon Banjir Besar )

    Di Pondok Ungu Permai, Vila Indah Permai, Perumahan SBS, dan lainnya di wilayah Bekasi Utara, ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa. Selain itu, sejumlah pemukiman di Bekasi Timur pun turut terendam, di antaranya Bekasi Jaya Indah, Perumnas 3, Duren Jaya, Kampung Karang Kitri, dan lokasi lainnya.

    Beberapa pemukiman di wilayah Jatiasih pun juga ikut terendam. Di Komplek Dosen IKIP, ketinggian air mencapai 1,5 meter dan di Bumi Nasio mencapai 1 meter.

    Di Rawalumbu, banjir menggenangi Perumahan Pondok Hijau Permai, Bumi Bekasi Baru, Taman Narogong, dan sejumlah titik lainnya. Ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa hingga seleher. Warga sudah mengevakuasi kendaraannya ke tempat lebih tinggi. (Baca juga: Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan Seharian )

    Ketua Taruna Siaga Bencana Kota Bekasi, Engkus Kustara, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi terhadap warga. Kata dia, sebagian warga sudah mengungsi. Namun, ada juga yang memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.

    "Sejak dinihari tadi kami turun ke lapangan," kata Engkus. "Sejumlah logistik sudah dipersiapkan untuk melakukan evakuasi," ia menambahkan. Hujan kali ini disebabkan karena intensitas hujan lokal tinggi, sedangkan saluran air tak berfungsi dengan maksimal.

    ADI WARSONO (BEKASI)


    Terpopuler :
    Menteri Luar Negeri Inggris Sambangi Jokowi
    Massa Geruduk Apartemen Cempaka Mas
    Penembak Briptu Nurul Ditangkap di Lampung
    Lalu Lintas Menuju Bandara Halim Belum Macet
    Titik Banjir Pagi Ini: Fatmawati, Kemang, Cawang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.