Kaget Suara Knalpot, Pria Paruh Baya Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    Ilustrasi. personalinjuryweekly.com

    TEMPO.CO , Tangerang Selatan : Ismar, 50 tahun, tewas mendadak di pinggir jalan saat sedang mengendarai sepeda di Jalan raya Surya Kencana, Pamulang Barat, Pamulang kota Tangsel.

    Korban yang bekerja sebagai buruh ini diduga meninggal mendadak setelah kaget mendengar suara keras yang berasal dari knalpot motor yang melintas. "Korban tiba-tiba ambruk dari sepedanya," kata saksi mata, Mukmin Saputra, saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu 29 Januari 2014.

    Mukmin mengungkapkan, saat korban dia pegang, kondisi tubuh sudah kaku dan matanya terbuka. "Saya pegang kepalanya, tidak ada luka atau darah akibat benturan aspal," katanya

    Anak korban, Yanto (35) saat mengetahui orang tuanya meninggal, menjerit histeris. Ia meminta polisi dan warga yang menyakiskan kejadian untuk membawa ayahnya ke rumah sakit.  "Ayah saya itu memang punya penyakit jantung. Kalau kaget, dia sering pingsan," ujarnya.

    Yanto juga mengatakan pagi sebelumnya, saat ayahnya berangkat kerja, kondisinya baik-baik saja. 

    Saat ditemui di tempat kejadian, anggota Bina Masyarakat Polsek Pamulang Aiptu Asep Ruhyana mengatakan, sebelum korban disemayamkan di rumah duka di jalan Kemuning 1 RT 005/05 Pamulang Barat, ia terlebih dahulu dibawa ke RSUD Kota Tangerang Selatan guna dilakukan otopsi. "Kami bawa terlebih dahulu untuk memastikan kematian korban," ujarnya.

    Beberapa kota besar diketahui melarang knalpot brong. Surabaya, misalnya, rajin merazia motor pemakai knalpot jenis itu.

    MUHAMMAD KURNIANTO


    Terpopuler:


    Isu Lumpuh Akibat OCD, Deddy Corbuzier: Bodoh  
    Jakarta Dikepung Calon Banjir Besar  
    Mobil 'Wah' Adik Ratu Atut Ditaksir Rp 30 M  
    Foto Mirip Asmirandah dan Jonas di Gereja  
    BPPT Perangi Hujan di Jakarta Hari Ini
    KPK: Ada Nama Lain di Mobil Mewah Adik Ratu Atut  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.