Jokowi Setuju Satwa Ragunan Dapat Hari Libur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengunjung memperhatikan tingkah laku gajah di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, Minggu (29/12). Libur Hari Raya Natal dan libur sekolah tahun ini, dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah pengunjung memperhatikan tingkah laku gajah di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta, Minggu (29/12). Libur Hari Raya Natal dan libur sekolah tahun ini, dimanfaatkan warga untuk berkunjung ke sejumlah tempat wisata. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO , Jakarta:Bukan hanya manusia yang memerlukan hari libur agar tak stress. Rupanya hewan-hewan di kebun binatang juga memerlukan jeda supaya tak tertekan.

    Pengurus Taman Margasatwa Ragunan pun memutuskan memberi hari libur kepada hewan-hewan koleksi mereka. "Setiap Senin, Ragunan ditutup untuk pengunjung jadi hewan juga bisa istirahat," ujar Ketua Dewan Penasihat TM Ragunan Hashim Djojohadikusumo di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 30 Januari 2013.

    Keputusan itu diambil agar hewan-hewan di Ragunan tak terlalu stress karena harus berhadapan dengan manusia setiap hari. Menurut Hashim, keputusan itu didukung oleh kelompok-kelompok penyayang binatang. "Ini pertama kali dilakukan di Indonesia," katanya.

    Selain menetapkan hari libur, TM Ragunan juga sedang menyiapkan masterplan pengembangan. Rencananya, masterplan pengembangan kebun binatang yang akan berusia 150 tahun pada September 2014 itu akan rampung pada tahun depan. "Pak Jokowi ingin Ragunan jadi kebun binatang terbaik," kata Hashim.

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga membenarkan penetapan hari libur di Ragunan. Keputusan itu, kata dia, sudah disepakati dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Adapun, pemerintah belum mengalokasikan dana pengembangan kebun binatang. Anggaran baru akan diberikan setelah pengurus TM Ragunan menyelesaikan pembuatan masterplan.

    Dalam acara yang sama, Ragunan menyampaikan keberatannya untuk menampung monyet hasil razia pemerintah DKI. Alasannya, monyet itu dikhawatirkan menularkan penyakit (baca pula: Jokowi Pusing Ragunan Tolak Monyet Hasil Razia).

    ANGGRITA DESYANI

    Berita Lain
    Ragunan Tolak Monyet Hasil Razia Jokowi

    Pembunuh Feby, Mayat Dalam Bagasi, Teridentifikasi
    Banjir Muaragembong, LSM Gugat Pemda Bekasi

    KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'
    PDIP: Wali Kota Risma Tak Boleh Mundur 
    Anas Simpan Aset Rp 2 Triliun di Singapura?
    Dikabarkan Mundur, Ini Jawaban Wali Kota Risma


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.