Polisi: Pembunuh Feby Diduga Lebih Dari Satu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO/Mahfoed Gembong

    TEMPO.CO , Jakarta: Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi menduga pembunuh Feby Lorita, 31 tahun, lebih dari satu orang. Warga yang tinggal di Apartemen Cibubur Comfort ini ditemukan membusuk di dalam bagasi mobil Nissan March putih bernomor polisi F-1356-KA, pada 24 Januari 2014 lalu.

    "Diduga lebih dari satu orang, karena tidak mungkin bekerja sendiri. Belum mengangkatnya ke dalam bagasi," kata Mulyadi di Kampung Pulo, Kamis, 30 Januari 2014.

    Menurut Mulyadi, korban tjuga elah dibunuh di suatu tempat. "Tidak dibunuh di mobil atau ditempat penemuannya," ujarnya. Saat ini, ia menambahkan, penyidik telah mengantongi identitas pelaku. Namun ia enggan membeberkan identitas orang yang dicurigai sebagai tersangka. "Sudah (ada identitasnya), tunggu saja," kata dia.

    Saat ini, kata Mulyadi, penyidik masih melakukan penyelidikan berdasarkan data dan fakta. "Kemungkinan (pelaku) orang dekat korban," ujarnya. 

    Sebelumya, seorang mayat perempuan ditemukan di dalam bagasi mobil Nissan March putih bernomor polisi F-1356-KA. Mobil itu terpakir di sekitar TPU Pondok Kelapa oleh warga pada 24 Januari lalu.

    Ternyata jenazah perempuan itu adalah sang pemilik mobil. Identitas Feby terungkap setelah keluarga Feby datang dan melihat jenazah perempuan itu. Hendrik Sulaimana, 32 tahun, mantan suami Feby Lorita, mengatakan mayat perempuan itu memiliki tato salib di punggungnya. Hendrik pun sudah dua tahun tidak berkomunikasi dengan Feby.

    Feby diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat luka di kepala dan wajahnya. Luka itu diduga akibat dihantam benda tumpul. Hingga saat ini kepolisian telah memeriksa sembilan saksi. Mereka terdiri atas warga yang tinggal di sekitar TPU Pondok Kelapa, keluarga, dan tetangga tempat tinggal korban di Cibubur.

    AFRILIA SURYANIS

    Berita terkait
    Akil Merasa Dilangkahi, Gugatan Khofifah Kalah
    Kubu Akil Sebut MK Menangkan Gugatan Khofifah  
    Kasus Gele P-16, Akil Pernah Menolak Diperiksa BNN  
    Akil Mochtar Jalani Tiga Sidang Sekaligus Hari Ini





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.