Koridor 7 dan 9 Prioritas Utama Transjakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas saat melintasi bus TransJakarta gandeng bekas dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/12). Sebanyak 30 unit bus gandeng telah didatangkan dari Cina secara bertahap yang akan dioperasikan pada 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Seorang petugas saat melintasi bus TransJakarta gandeng bekas dari Cina di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/12). Sebanyak 30 unit bus gandeng telah didatangkan dari Cina secara bertahap yang akan dioperasikan pada 2014. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah armada bus Transjakarta hingga 310 unit di tahun 2014. Kepala Badan Layanan Umum Transjakarta, Pargaolan Butar-Butar, menyatakan hingga saat ini setidaknya 90 unit sudah beroperasi untuk memperkuat armada Transjakarta. “Nanti sampai Maret sudah bisa dipenuhi semuanya,” katanya saat dihubungi, Jumat, 31 Januari 2014.

    Pargaolan mengatakan 90 unit bus Transjakarta itu sudah dialokasikan untuk empat koridor bus, yakni koridor 1 (Blok M-Kota), koridor 2 (Pulo Gadung-Harmoni), koridor 3 (Kalideres-Harmoni), serta koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit). Operasional bus selanjutnya bakal dilakukan pada pertengahan Februari mendatang. Dia mengatakan bus itu sebagian bakal dioperasikan di Koridor 7 (Kampung Melayu-Kampung Rambutan).

    Dia mengatakan pengadaan bus hingga 310 unit itu nantinya akan difokuskan untuk dua koridor, yakni koridor 7 dan koridor 9. Saat ini jumlah bus di koridor tersebut tergolong paling sedikit ketimbang rute Transjakarta lainnya. Akibatnya, jeda kedatangan bus pun menjadi lebih lama. “Terutama koridor 9 yang masih kurang banyak,” kata dia. (Baca: 30 Bus Transjakarta Perkuat Pinang Ranti-Pluit )

    Selain itu, sebagian bus itu juga akan dioperasionalkan untuk menunjang rute ekspres Transjakarta. Tujuannya adalah untuk mengurangi kepadatan penumpang di sejumlah halte, terutama pada jam sibuk. Rute ekspres itu untuk mempercepat waktu tempuh penumpang jika koridor yang ditumpangi melewati rute yang sama.

    “Jadi, misalnya koridor 5 dan 7 itu kan bersinggungan di Kampung Melayu. Maka penumpang bisa naik rute ekspres sehingga dari PGC menuju Ancol tidak perlu turun di Kampung Melayu,” kata dia. Hal serupa juga terjadi di Harmoni yang menjadi titik temu dari sejumlah koridor. ”Jadi, diharapkan penambahan bus di rute ekspres bisa mengurangi kepadatan di Halte Kampung Melayu dan Harmoni,” ujar dia.

    DIMAS SIREGAR

    Berita Terpopuler
    Jokowi Tercengang Transjakarta Bisa Masuk Jalan Tol
    Pembunuhan Feby Diduga Bermotif Utang Piutang
    Jokowi Setuju Satwa Ragunan Dapat Hari Libur
    Penjaga Pintu Manggarai Tak Takut Air, tapi Ini...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.