Jokowi: Jakarta Kekurangan Truk Sampah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Joko Widodo melihat truk sampah yang sudah lama saat peresmian peremajaan kendaraaan angkutan sampah yang digelar Dinas Kebersihan DKI Jakarta di Lapangan Parkir Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Joko Widodo melihat truk sampah yang sudah lama saat peresmian peremajaan kendaraaan angkutan sampah yang digelar Dinas Kebersihan DKI Jakarta di Lapangan Parkir Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (11/12). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan jumlah truk sampah yang ada sekarang sangat minim. Desember lalu, jajarannya membeli 92 truk baru untuk mengangkut limbah rumah tangga di lima wilayah Ibu Kota.

    Namun jumlah itu jauh dari angka ideal, 400 unit. "Belum mencukupi," kata Jokowi kepada wartawan di rumah dinasnya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 31 Januari 2014.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menganggarkan pembelian 200 truk sampah, tapi ditolak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Jokowi mengatakan tidak tahu-menahu alasan penolakannya.

    "Saya enggak ngikutin," kata mantan Wali Kota Solo itu. Menurut Jokowi, penolakan merupakan hak Dewan. "Hak budgeting ada di DPRD. Kami hanya mengajukan."

    Penolakan tersebut pertama diungkapkan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. "Padahal ada truk yang usianya sudah 20 tahun," katanya di Pluit, kemarin. Menurut Ahok--panggilan Basuki Tjahaja Purnama--banyak warga mengeluh karena sampahnya tidak kunjung terangkut. Sampah yang menumpuk semakin jadi ancaman, terutama saat banjir. Pada banjir di Jakarta 2014, jumlah sampah lebih dari 3000 ton. "Kalau tidak ada truk sampah, warga akan membuang sampah di sungai lagi."

    SINGGIH SOARES

    Berita Terpopuler
    KPK Tangkap Buron Anggoro 'Cicak-Buaya'? 
    Jadi Saksi, Akil Mochtar Gertak Pengacara 
    JK Sibuk Cari Amplop Honor dari KPK 
    Anggoro 'Cicak-Buaya' Ditangkap di Shenzhen  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.