Warga Mesuji Masih Bertahan di Apartemen Cempaka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi, mendampingi perwakilan warga Mesuji di Ruang Pengaduan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Kamis (15/12). Sekitar 30 orang diduga tewas terbunuh akibat sengketa lahan antara warga danpihak perkebunan di Kabupaten Mesuji, Lampung. TEMPO/Seto Wardhana

    Mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat, Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi, mendampingi perwakilan warga Mesuji di Ruang Pengaduan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Kamis (15/12). Sekitar 30 orang diduga tewas terbunuh akibat sengketa lahan antara warga danpihak perkebunan di Kabupaten Mesuji, Lampung. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan warga Mesuji pendukung Mayor Jenderal Purnawirawan Saurip Kadi dilaporkan masih bertahan di Apartemen Cempaka Mas. Sejak Rabu malam, 29 Januari 2014, massa datang untuk memberikan dukungan pada Saurip.

    "Mereka masih di lokasi," kata kuasa hukum PT Duta Pertiwi, Hokli Lingga, kepada Tempo, Ahad, 2 Februari 2014. Dia mengatakan massa yang berjumlah sekitar 258 orang tersebut menginap di lantai 5 Tower A2.

    Menurut Lingga, keberadaan mereka telah diprotes penghuni apartemen tersebut. "Warga melapor ke pengelola kalau mereka terganggu," katanya. Lokasi tempat massa menginap, kata Lingga, merupakan fasilitas yang biasa dipakai oleh anak-anak untuk bermain dan berkumpul bersama keluarga.

    Meski demikian, menurut Lingga, pengelola tak bisa mengambil tindakan pengusiran, apalagi melakukannya secara paksa. "Kami menghindari bentrok," ujarnya. Saat ini, Lingga mengatakan kepolisian tengah melakukan mediasi terkait hal ini. (Baca: Kapolres Jakarta Pusat: Saurip Kadi Tak Ditahan).

    Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi di Apartemen Cempaka Mas pada 28 Januari 2014 lalu. Apartemen tersebut kedatangan massa untuk menyalakan panel listrik yang dimatikan oleh pengelola. Pengelola beralasan listrik sejumlah penghuni dipadamkan karena mereka belum membayar listrik. Sedangkan penghuni menganggap listrik merupakan hak mereka.

    Pada 20 Januari 2014 juga sempat terjadi hal serupa. Saurip Kadi dan tiga orang warga yang protes sempat diamankan ke Polres Jakpus. Atas dasar hal itu, warga Mesuji datang ke Apartemen Cempaka Mas untuk menengok dan mendoakan Saurip Kadi. Menurut juru bicara Perhimpunan Penghuni Rumah Susun, Justiani, warga tersebut adalah warga yang diperjuangkan haknya oleh Saurip.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Lain:
    Aher Sudah Siap Jadi Capres PKS
    Sesama Capres, Ali Masykur Bakal Periksa Gita
    PKS Putusan Soal Capres Sabtu Sore Ini
    Bambang Soesatyo: Gita Lari dari Tanggung Jawab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.