Wali Kota Jakarta Barat Akui Anak Buahnya Mangkir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Jakarta Barat yang baru Fatahillah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Walikota Jakarta Barat yang baru Fatahillah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah membenarkan masih ada segelintir anak buahnya yang kerap datang terlambat atau mangkir saat bertugas. Mereka akan diberikan sanksi bertahap berupa teguran hingga surat peringatan jika perbuatannya masih berulang.

    "Kami akan periksa lagi siapa orangnya lalu diberikan sanksi yang sesuai," kata Fatahillah saat dihubungi Tempo, Senin, 3 Februari 2014.

    Fatahillah mengatakan akan menindak anak buahnya yang tingkat kehadirannya rendah. Alasannya, ia mengklaim selama masa kepemimpinannya tingkat kehadiran pegawai tergolong memuaskan, yakni mencapai angka 80 persen.

    Pagi ini, Senin, 3 Februari 2014, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Jokowi, sapaan akrabnya, yang tiba pada pukul 08.13 WIB hanya menemui beberapa petugas. Loket pelayanan yang tampak sepi dari pengunjung hanya berisi 2-3 petugas. (Baca: Jokowi Tanya-tanya Pengurusan IMB)

    Jokowi kemudian menuju ruang staf di belakang loket. Lagi-lagi ia mendapati ruangan sepi. Lebih banyak kubikel kosong daripada yang terisi petugas. Sejumlah PNS berbaju hijau yang sudah hadir langsung berdiri.

    Untuk itu Fatahillah mengimbau anak buahnya agar kunjungan Jokowi ini dijadikan pemacu untuk meningkatkan etos kerja. Peningkatan ini juga harus terus didorong agar tak bersifat sementara saja. "Jangan bersifat kagetan lalu pekan depan kembali ke kebiasaan semula," ujar Fatahillah.

    LINDA HAIRANI

    Berita Terpopuler
    Jokowi Datangi Kampung Deret, Seorang Ibu Mengeluh 
    Eksekutor Feby Lorita Tertangkap di Siantar
    Dua Blok Rusun Marunda Terisi Maret Ini
    BMKG : Bogor dan Tangerang Potensi Hujan Deras


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.