Revitalisasi Terminal Manggarai Perlu Konektivitas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana terminal Manggarai yang sedang direvitalisasi, di Jakarta, Senin (3/2). Revitalisasi terminal Manggarai ini ditargetkan selesai pada akhir Januari 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Suasana terminal Manggarai yang sedang direvitalisasi, di Jakarta, Senin (3/2). Revitalisasi terminal Manggarai ini ditargetkan selesai pada akhir Januari 2014. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur The Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Yoga Adiwinarto menyayangkan tidak dibuatnya akses menuju Stasiun Manggarai dari Terminal Bus Manggarai. Saat ini Terminal Bus Manggarai sedang direvitalisasi. Nantinya, dari terminal itu, masyarakat bisa langsung ke ITC Manggarai dan halte Transjakarta.

    “Akses menuju Stasiun Manggarai itu sangat perlu. Jadi tidak hanya terhubung ke halte Transjakarta saja, tapi juga ke Stasiun Manggarai,” kata Yoga saat dihubungi, Senin, 3 Januari 2014.

    Jarak antar Stasiun Manggarai dan Terminal Bus Manggarai sekitar 800 meter. Menurut Yoga, ITDP telah memberikan desain revitalisasi terminal tersebut kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam desain itu, penghubung atau akses dari Terminal Bus Manggara ke Stasiun Manggarai dilakukan di bawah tanah.

    “Karena kalau dibuat di atas, tidak bisa, ada batu dan terowongan. Jadi angan-angan kami di desain itu penghubungnya underground. Tapi ternyata tidak dipakai desainnya,” ujarnya.

    Dalam merevitalisasi setiap terminal, kata Yoga, pemrov seharusnya memikirkan konektivitas. Koneksi, kata dia, tidak hanya sesama moda transportasi, tapi juga dengan permukiman warga.

    “Seperti di Manggarai, dibuat juga akses dari Jalan Tambak karena banyak permukiman di sana. Di tempat lain juga. Jadi harus diubah pola pikirnya. Kalau mau diperbaiki, ya, harus terkoneksi semuanya,” ujarnya.

    AFRILIA SURYANIS



    Topik Terhangat
    Sinabung | Gita Wirjawan | Anggoro Dibui | Jokowi | Deddy Corbuzier |

    Berita Terpopuler
    Kronologi Pembunuhan Feby Lorita
    BMKG : Bogor dan Tangerang Potensi Hujan Deras
    Pengakuan Edo, Pembunuh Feby Lorita 
    Soal Sodetan Cisadane Picu Sentimen Negatif Jokowi
    Alasan Edo Bunuh Feby karena Cintanya Ditolak



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.