Rekonstruksi Pembunuhan Feby Lorita di 3 Lokasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Feby Lorita. istimewa

    Feby Lorita. istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur berhasil menangkap Edo, 24 tahun, pelaku utama pembunuh Feby Lorita, 31 tahun. Warga yang tinggal di Apartemen Cibubur Comfort ini ditemukan membusuk di dalam bagasi mobil Nissan March putih bernomor polisi F-1356-KA yang terpakir di TPU Pondok Kelapa, 28 Januari 2014 lalu.

    Kuasa hukum Edo, Djarot Widodo, mengatakan Edo ditangkap di Pematang Siantar, Medan, Sumatera Utara, pada Ahad dinihari. "Ditangkap di Medan, terus langsung dibawa ke Jakarta dengan menggunakan pesawat," kata Djarot kepada Tempo, Ahad, 2 Februari 2014.

    Menurut Djarot, Edo tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Ahad siang tadi. Kemudian Edo langsung dibawa ke beberapa tempat dari apartemen tempat tinggal korban di Cibubur, tempat yang diduga menghabisi korban dan lokasi pembuangan korban. "Mau prarekonstruksi dulu ke Puncak, Cibubur, dan terakhir ke TPU Pondok Kelapa. Mungkin setelah itu baru dibawa ke polres," ujarnya.

    Sebelumnya, pada Sabtu, 1 Februari 2014 pukul 17.00, polisi telah lebih dulu menangkap kakak Edo, Daniel, 28 tahun, di Taman Mini, Jakarta Timur. Dia diduga berperan membuang mayat Feby dalam bagasi mobil di sekitar TPU Pondok Kelapa.

    Sebelumnya, mayat perempuan ditemukan di dalam bagasi mobil Nissan March putih bernomor polisi F-1356-KA. Mobil itu terpakir di sekitar TPU Pondok Kelapa. Pada 28 Januari lalu warga merasa curiga karena tercium bau busuk dari dalam mobil. Ternyata jenazah perempuan itu adalah sang pemilik mobil.

    Identitas Feby terungkap setelah keluarga Feby datang dan melihat jenazah perempuan itu. Hendrik Sulaimana, 32 tahun, mantan suami Feby Loreta, mengatakan mayat perempuan itu memiliki tato salib di punggungnya. Hendrik pun sudah dua tahun tidak berkomunikasi dengan Feby. Feby diduga menjadi korban pembunuhan karena terdapat luka di kepala dan wajahnya. Luka itu diduga akibat dihantam benda tumpul.

    AFRILIA SURYANIS

    Topik Terhangat
    Sinabung | Gita Wirjawan | Anggoro Dibui | Jokowi | Deddy Corbuzier|

    Berita Terpopuler
    Banyak Aset Adik Atut Atas Nama Airin
    Di Twitter, SBY Salah Ketik Suporter Sriwijaya FC
    Di KPK, Gede Pasek Terus Sindir Demokrat
    Tiga Ambisi Duta Besar AS Baru di Indonesia
    Anas dan Pasek Urus PPI dari Penjara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.