Kronologis Wakil Dubes Kecopetan di Bandara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi copet. protothema.gr

    Ilustrasi copet. protothema.gr

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Duta Besar Brunei Darussalam untuk RI, Ahmad Nasri Abdulah Latif, 41 tahun, tiba dari perjalanan udara dengan maskapai Royal Brunei nomor penerbangan BI 735. Nasri sampai di Terminal 2 kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Ahad 2 Februari 2014 pukul 13.45 WIB.

    Nasri, warga jalan Teuku Umar Nomor 51, Menteng, Jakarta Pusat, tiba di tanah air ditemani Ardina MD Agus Din. Dia langsung mengambil lima tas lalu diletakkan di atas troly. Menurut Kepala Polres Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar CH. Patoppoi, semula Nasri hendak menuju area terminal keberangkatan 2D. Nasri hendak menemui penjemput yang telah menunggunya di tempat itu. (Baca: Wakil Dubes RI untuk Brunei Kecopetan di Bandara)

    Nasri pun keluar dari terminal kedatangan. Saat itu, seseorang mengarahkannya supaya masuk ke dalam lift menuju lantai dua, terminal keberangkatan. "Sesampainya di terminal keberangkatan dan menunggu mobil jemputan, Nasri baru menyadari kehilangan salah satu tasnya," kata Patoppi. Tas handbag warna coklat Nasri itu diletakkkan di atas tumpukan tas-tas lain di troly.

    Nasri kemudian melaporkan kehilangan ke polisi. Dalam laporannya, Nasri menyebutkan bahwa dalam tasnya berisi dompet hitam berisi uang dolar Brunai 20.030 uang atau setara Rp 200 juta dan uang tunai sebesar Rp 400 ribu. Tak hanya uang tunai, Nasri kehilangan handbag coklat ponsel Galaxy Note 8, kartu kredit, kartu ATM dan kartu identitas di Bandara Soekarno-Hatta, Ahad, 2 Februari 2014 lalu. (Baca:Isi Tas Wakil Dubes yang Dicopet di Bandara)

    Pattopoi mengatakan polisi masih menyelidiki kasus itu. Mereka tengah menelisik rekaman kamera pengintai, circuit closed television (CCTV).

    Pada hari yang bersamaan, Meta Wijaya, 26 tahun, warga DKI Jakarta, juga mengalami nasib serupa di Bandara Soekarno-Hatta. Dia kehilangan komputer jinjing atau laptop, kamera, dan charger ponsel di Terminal Kedatangan Bandara. Meta sudah melaporkan kehilangan itu ke kepolisian.

    AYU CIPTA

    Berita Terpopuler
    Wakil Dubes RI untuk Brunei Kecopetan di Bandara
    Amdal Bandara Halim Hampir Rampung 
    Angkasa Pura Janji Jaga Kelancaran Bandara Halim
    Penerbangan Kedua Citilink dari Halim Juga Delay
    Waspadai Simpul Macet di Bandara Halim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.