Teka-teki Usulan Belanja 200 Truk Sampah DKI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas kebersihan saat melakukan aktivitas bongkar muat sampah di  tempat penampungan sampah sementara (TPS) Tebet, Jakarta, (4/2). DPRD DKI Jakarta menolak alokasi anggaran pembelian 200 truk sampah yang diajukan pemerintahan Joko Widido-Basuki Tjahaja Purnama. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah petugas kebersihan saat melakukan aktivitas bongkar muat sampah di tempat penampungan sampah sementara (TPS) Tebet, Jakarta, (4/2). DPRD DKI Jakarta menolak alokasi anggaran pembelian 200 truk sampah yang diajukan pemerintahan Joko Widido-Basuki Tjahaja Purnama. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Persoalan anggaran 200 truk sampah muncul setelah usulan itu tiba-tiba tak masuk dalam mata anggaran yang disetujui DPRD DKI Jakarta pada pertengahan Januari lalu. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku sedang menyelidiki bagaimana usulan dari Dinas Kebersihan itu tiba-tiba tak masuk dalam mata anggaran yang disetujui DPRD DKI.

    Apalagi ternyata DPRD menyebut mata anggaran itu tak masuk dalam draft. Padahal, menurut Ahok, berdasarkan laporan dari Dinas Kebersihan, pengadaan itu ditolak DPRD DKI. “Saya sedang selidiki itu. Mau tahu saja, ini kesalahan ada di Bappeda atau kepala dinas. Ini pernyataan kepala dinas (ditolak DPRD), maksudnya seperti apa?" kata Ahok, Selasa, 4 Februari 2014.  “Atau jangan-jangan ada yang main di Dinas Kebersihan.”

    Gubernur Jokowi dua pekan lalu menyatakan pasrah karena gagal meloloskan anggaran pembelian 200 truk sampah baru. Padahal, sebanyak 97 unit truk sampah rusak pada 2013. Idealnya, Jakarta memiliki 400  truk sampah.

    Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi mengatakan Dinas Kebersihan memang mengajukan usulan pengadaan 200 truk sampah. Namun, usulan mereka tertahan di Bappeda. Bappeda tak mencantumkan permintaan itu ke draft usulan, maka usulan itu tak sampai ke Dewan.

    Sanusi menduga usulan itu tak dilanjutkan karena Dinas Kebersihan tak bisa menjelaskan urgensi atau keperluan dari pengadaan truk itu. Apalagi selama ini Dinas Kebersihan masih mengandalkan pihak swasta untuk mengangkut sampah. (Baca:Saatnya Memakai Plastik Ramah Lingkungan)

    ISTMAN | LINDA

    Berita terkait
    Ahok Kaget Usul 200 Truk Sampah Tak Masuk DPRD
    Ahok Curiga Ada Korupsi Miliaran di Sampah
    Prabowo Tahu jika Anak Ahok Pengin Jadi Tentara
    Tertawa, Ahok: Pekerjaan Termudah Itu Pengamat
    Ahok: PNS Malas Bisa Dipecat

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.