Waduk Pluit Meluap, 250 Warga Penjaringan Ngungsi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Waduk Pluit sisi Timur yang masih dipenuhi pemukiman penduduk, (16/1). Pemerintah DKI jakarta akan melanjutkan normalisasi waduk seluas 80 hektar ini. TEMPO/Subekti

    Waduk Pluit sisi Timur yang masih dipenuhi pemukiman penduduk, (16/1). Pemerintah DKI jakarta akan melanjutkan normalisasi waduk seluas 80 hektar ini. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Derasnya hujan dan masuknya air dari berbagai kali membuat Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, meluap hari ini, Rabu, 5 Februari 2014.

    Berdasarkan data terakhir yang Tempo dapat sore tadi, ketinggian air di Waduk Pluit mencapai 98 sentimeter, sementara ketinggian air di permukiman akibat limpasan mencapai 100 sentimeter. (Lihat: Waduk Pluit Kritis, Air Melimpas ke Jalan)

    Banjir setinggi satu meter tak ayal lagi membuat rumah warga terendam, terutama di kawasan Muara Baru. Ratusan warga pun segera diungsikan. "Di pengungsian, sementara yang terdata ada 250 warga di Rusun Muara Baru," ujar Lurah Penjaringan, Suranta, malam ini.

    Suranta mengataka, ketinggian air banjir bervariasi di RT dan RW di Kelurahan Penjaringan, dari 10 hingga 100 sentimeter. RT yang terkena banjir, kata dia, yakni RT 01, 07, 15, 16, 18, 19, dan 21 di RW 17. "Yang paling parah itu di RT 19, mencapai ketinggian 100 sentimeter," ujarnya. 

    ISTMAN MP

    Baca juga:
    Banjir Di Jakarta Utara, Hindari Jalan Ini
    Jakut Dikepung Banjir, Transportasi Terganggu
    Istana Dikepung Banjir, Pintu Air Cideng Dibuka
    Hujan Lebat Guyur Jakarta Tiga Hari Mendatang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.