Lagi, Produksi Narkoba dari Penjara Cipinang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. inphotos.org

    Ilustrasi. inphotos.org

    TEMPO.CO, Jakarta -Petugas Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, menemukan seperangkat alat dan bahan-bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat sabu dalam kamar tahanan khusus narapidana kasus Narkoba. "Benar kami menemukan barang-barang tersebut pada 1 Februari 2014," kata Kepala LP Cipinang Sutrisman saat dihubungi pada Rabu, 5 Februari 2014.

    Penemuan alat-alat dan bahan untuk memproduksi sabu ini, kata Sutrisman, merupakan hasil pengembangan dari informasi yang didapat petugas. Pada Sabtu lalu, saat kondisi LP tengah sepi, petugas langsung menggerebek kamar yang dihuni dua narapidana kasus narkoba berinisial D dan N. "Tersangka sekaligus barang bukti langsung kami serahkan ke polisi," ujarnya.

    Berdasarkan temuan petugas LP, barang bukti yang disimpan di dalam kamar tersebut berupa beberapa jeriken berisi cairan metanol, ember, dan aneka peralatan lainnya. Skala produksi disebutkan tak besar dan,  "Mereka belum sempat berproduksi."

    Kedua tersangka langsung diperiksa intensif di kantor polisi resor Jakarta Timur. "Sekarang sudah ditahan kembali di Cipinang, tapi kami tempatkan di ruang isolasi, karena kasus ini masih dalam tahap penyelidikan."

    Ironisnya, kata Sutrisman, salah satu tersangka yang terbukti memiliki alat-alat dan bahan tersebut akan bebas pada bulan depan. "Keduanya terjerat kasus kepemilikan narkoba, hukumannya tidak lama, tapi karena terbukti berupaya mengoperasikan tempat produksi sabu dari dalam penjara mereka akan mendekam lebih lama lagi."

    Kasus 1 Februari 2014 ini menambah daftar penemuan praktik produksi narkoba di LP Cipinang. Pada Agustus 2013 lalu, polisi mengungkap keberadaan pabrik sabu yang beroperasi di bengkel kerja tahanan. Dalam kasus itu, 10 orang termasuk beberapa petugas LP ditetapkan sebagai tersangka.

    Kemudian pada November tahun yang sama seorang sipir tertangkap tangan membawa dua botol berisi cairan bahan pembuat narkoba saat akan bertugas. Diketahui, barang tersebut dipesan salah seorang narapidana penghuni LP.

    PRAGA UTAMA

    Terpopuler
    Kalla Buka Rahasia Jokowi di Depan Caleg KAHMI
    Pakai Kapal 'Mewah', Australia Kirim Imigran ke RI 
    Sambut SBY, Ratusan Siswa Diusir Lantaran Berteduh 
    Hari Ini Timnas U-19 Lawan Persiba Bantul  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.