Ahok Nikmati Nyamannya Naik Angkutan Umum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ajakan itu mengejutkan ratusan pengungsi yang tengah beristirahat di Lapangan Futsal Cometa di Jalan Pluit Selatan Raya.

    Ajakan itu mengejutkan ratusan pengungsi yang tengah beristirahat di Lapangan Futsal Cometa di Jalan Pluit Selatan Raya. "Silakan ikut saya untuk melihat bagaimana kondisi rumah susun," ujar Ahok. Ahok.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk pertama kalinya pergi ke kantor menggunakan angkutan umum: Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB). Meski dirinya naik BKTB, ia sempat berseloroh: naik kendaraan pribadi memang baik. "Memang pakai kendaraan pribadi lebih efisien," ujar dia tertawa. Kendati demikian, ia tak menyesal naik kendaraan umum.

    Menurut Ahok, dengan dirinya memakai kendaraan umum, diharapkan warga Pluit dan Pantai Indah Kapuk (PIK) turut pula menggunakan jasa BKTB. "Kami ingin mengkampanyekan agar kelas menengah ke atas naik bus," katanya. 

    Namun, Ahok mengatakan pihaknya tak bisa memaksa orang untuk naik kendaraan umum ketika moda transportasi tersebut masih tak nyaman dan macet. "Kalau seperti ini kan cukup nyaman. Nanti warga banyak yang naik. Tetangga saya saja banyak yang ingin ikut dengan saya tadi."

    Ahok menyatakan target pengoperasian BKTB adalah kaum menegah ke atas. Diharapkan mereka mau naik kendaraan umum. "Sekarang kan banyak yang kelas menengah ke atas. Karena bus umum tak nyaman, mereka beli motor atau mobil," ujarnya. 

    Hari ini merupakan kali kedua implementasi instruksi gubernur mengenai larangan bagi pegawai negeri sipil dan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI untuk berkendara ke tempat kerja. Pada kali pertama penerapan awal Januari lalu, Ahok tetap mengendarai kendaraan dinasnya, Land Cruiser hitam dengan nomor polisi B-1966-RFR.

    BPTB merupakan salah satu alternatif pilihan angkutan umum yang diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada Rabu, 5 Februari lalu. Ada pun rute BPTB yang akan ditumpangi Ahok tersebut adalah sebagai berikut: Fresh Market Pluit - Ruko Cordova - Rumah Sakit PIK - Taman Suaka Margasatwa Angke - Jembatan M Angke - Green Bay/Bay Walk Pluit - Pantai Mutiara - SMKN 54 - Landmark - Pakin - Gedong Panjang - Museum Fatahilah - Kota - Harmoni - Monas - Balai Kota - Gambir - Tugu Tani - Halte Telkom serta kembali menuju Balai Kota dan kembali ke rute utara.

    ERWAN HERMAWAN

    Baca juga:

    Hanya Jokowi yang Masuk Kriteria Capres Habibie
    Di Mata Najwa, BJ Habibie Tak Kenal Rhoma Irama

    Anas Sebut Ada Perintah Politik SBY Soal Century

    Ini Model yang Diduga Selingkuhan Bill Clinton


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.