Di Rusun Sindang, Jokowi Salat Jumat dan Bagi Buku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo disambut puluhan anak anak yang tinggal di rumah susun Cinta Kasih serta sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, Jakarta Barat (24/6). Kedatangan Jokowi ini dalam rangka  menyambut Hari Anak Nasional . TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo disambut puluhan anak anak yang tinggal di rumah susun Cinta Kasih serta sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, Jakarta Barat (24/6). Kedatangan Jokowi ini dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional . TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memilih menjalankan salat Jumat di kawasan Rumah Susun Sindang hari ini, Jumat, 7 Februari 2014. Tiba di lokasi pukul dua belas siang, Jokowi langsung diserbu ratusan warga, mulai anak-anak hingga orang tua.

    Sepanjang Jokowi berjalan kaki menuju Masjid Al-Mutaqarrabien, warga yang berkerumun tidak berhenti mengajak bersalaman ataupun foto bersama. Masjid pun menjadi penuh sesak oleh anak-anak yang sulit ditertibkan.

    Menurut Wali Kota Jakarta Utara, Heru Budi Hartono, Jokowi datang ke Rusun Sindang untuk mengecek pengelolaan rusun tersebut. Harga sewa rusun dilaporkan naik dari Rp 250 ribu menjadi Rp 550 ribu. Adapun warga mengaku senang dikunjungi Jokowi. "Belum pernah ada gubernur ke sini," kata salah seorang ibu.

    Kunjungan ke rusun itu hanya berlangsung satu jam. Usai salat Jumat, Jokowi sempat membagikan enam dus buku tulis dan satu kontainer beras. Pantauan Tempo, anak-anak berlarian berebut buku dari Jokowi, sedangkan ibu-ibu sibuk mengantre beras.

    ATMI PERTIWI
    Terpopuler:
    Ahok: Saya Sudah Diwakafkan... 
    Soal Imigran Gelap, Australia Geram kepada Indonesia
    Singapura Diminta Hormati Aturan Indonesia
    Jalan Usman Harun Bakal Muncul di Jakarta
    Aksi Heroik Asal Mula Nama KRI Usman Harun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.