Jokowi, Alasan Investasi Direktur Foxconn di DKI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyapa  gubenur DKI Jakarta Joko Widodo usai berolahraga di hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (8/12). TEMPO/Dasril Roszandi

    Warga menyapa gubenur DKI Jakarta Joko Widodo usai berolahraga di hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (8/12). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Foxconn Technology Group Terry Gou mengaku memutuskan berinvestasi di Jakarta karena figur Gubernur DKI Joko Widodo. "Dia punya kemampuan eksekusi yang berbeda," katanya dalam bahasa Inggris di Balai Kota, Jumat, 7 Februari 2014. Faktor lainnya, kata Gou, adalah banyaknya tenaga muda dan sumber daya alam di Indonesia. "Ada banyak generasi muda, SDA. Namun dengan bertemu Jokowi, saya bisa mempercepat prosesnya."

    Gou bercerita telah menemui Jokowi setahun lalu ketika sedang mencari-cari lokasi investasi pabrik baru perusahaan elektronik tersebut. Sebagai investor, dia butuh bantuan menghadapi risiko investasi. "Jokowi berjanji bisa selesaikan masalah itu," ujarnya.

    Belakangan, Gou mengaku terkesan karena Pemprov DKI menunjukkan keseriusan. Salah satu buktinya, kata dia, Pemprov DKI mengirim satu tim, termasuk dari Kawasan Berikat Nusantara, ke markas Foxconn di Taipei, sepekan lalu. "Dia memverifikasi saya akan investasi di sini atau tidak. Dia tidak hanya bicara. Ini serius. Jadi dengan ini, saya membuat penilaian saya."

    Soal masalah Jakarta seperti kemacetan, Gou tidak khawatir. Menurut dia, kota besar seperti New York dan Beijing pun bermasalah dengan kemacetan.  Itu sebabnya, Jumat pagi ini, Gou menandatangani letter of intent kerja sama dengan Pemprov DKI atau KBN sebesar US$ 1 miliar. Targetnya adalah mendirikan industri teknologi tinggi dalam bidang teknologi informasi bagi tenaga kerja muda. Produk yang dijanjikan, misalnya, pembuatan cip dan konduktor telepon seluler. (Baca: Temui Jokowi, Foxconn Janji Investasi Rp 12 T)

    ATMI PERTIWI

    Berita Lainnya:
    Singapura Diminta Hormati Aturan Indonesia
    Dosa-dosa Adnan Buyung Menurut Andi Arief  
    Staf SBY Tuding Adnan Buyung Jadi Beban Bangsa  
    3 Alasan Game Flappy Bird Mendunia  
    Ratu Atut Punya Pulau? Pengacara: Ngecap!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.