'Metromini Harus Belajar dari Kopaja'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan melakukan pengecekan kondisi Metromini yang dikandangkan di Terminal mobil barang Pulo Gebang , Jakarta Timur, (30/8). TEMPO/Subekti

    Petugas Dinas Perhubungan melakukan pengecekan kondisi Metromini yang dikandangkan di Terminal mobil barang Pulo Gebang , Jakarta Timur, (30/8). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan kehadiran Bus Kota Terintegrasi Busway seharusnya memberi efek dorongan bagi operator Metromini untuk berbenah. Para penumpang, kata dia, dapat beralih jika angkutan umum tersebut tak mau memperbaiki manajemennya.

    "Ada BKTB jangan protes, mereka harusnya berbenah," kata Udar, akhir minggu lalu. Menurut dia, pihaknya sangat terbuka untuk memberikan kesempatan bagi manajemen Metromini untuk berbenah. "Kalau mau, kami bantu naikkan kelasnya."

    Metromini memang dikenal sebagai angkutan umum yang kerap bermasalah. Armada ini berjalan dengan ugal-ugalan serta fisik kendaraan yang sebagian besar sudah bobrok. Terakhir, pada minggu lalu, sebuah Metromini menyeruduk enam sepeda motor di Warung Buncit.

    Udar menuturkan, Metromini seharusnya bisa belajar kepada operator Kopaja. "Kopaja aliran yang benar, mereka ubah manajemennya, bus-nya, pool-nya," kata dia. Menurut dia, hal ini berkaitan dengan pembenahan di hulu. "Kami ada di hilir, melakukan pengawasan. Di hulu operatornya harus sadar sendiri," kata dia.

    BKTB diluncurkan pada Rabu, 5 Februari 2014 lalu. Untuk rute pertama, bus sedang ini melayani penumpang dari kawasan perumahan menengah atas Pantai Indah Kapuk hingga Monas. Dalam rute sepanjang 19 kilometer tersebut, bus ini bersinggungan dengan sejumlah trayek angkutan umum lain, yaitu KWK U-11 Muara Baru-Taman Bandara, KWK B 01 Grogol-Muara Angke dan Kopami P 02 Senen-Muara Karang.

    NINIS CHAIRUNNISA


    Berita Lain
    Soal Suami Airin, Aura Kasih Siap Dipanggil KPK

    Di Balik Ziarah PM Singapura ke Makam Usman-Harun

    Kecelakaan Mobil, Maicon Pereira Wafat

    Chelsea ke Puncak Klasemen, Mourinho Ogah Jemawa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.