Jalur Busway pun Mulai Dibeton  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan penggantian beton pembatas jalur Busway dibuat lebih tinggi di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (19/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    Pekerja melakukan penggantian beton pembatas jalur Busway dibuat lebih tinggi di Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (19/11). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Bukan hanya jalan reguler yang sedang diperbaiki oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta. Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum Juaini mengatakan pihaknya pun sedang melakukan perbaikan jalur busway.

    "Jalur busway juga sedang kami kerjakan," kata Juani kepada Tempo, Ahad, 9 Februari 2014. Dia menyebutkan masih ada sekitar 5-10 persen jalur busway yang tengah diperbaiki akibat kerusakan yang terjadi di beberapa koridor.

    Di Koridor I, perbaikan tengah dilakukan di sejumlah titik. Di antaranya di Jalan Jenderal Sudirman (Halte Karet), Jalan M.H. Thamrin (Halte Bank Indonesia), dan Jalan Medan Merdeka Barat (depan kantor Sekretariat Negara). "Kami perbaiki dengan dibeton," kata Juaini.

    Akan tetapi, menurut Juaini, perbaikan jalur busway tersebut berjalan agak lambat karena terkendala faktor cuaca. "Kendalanya cuaca," kata dia. Namun dia menyatakan perbaikan akan dilakukan secepatnya.

    Menurut Juaini, perbaikan ini dilakukan dengan betonisasi agar lebih tahan lama. "Kalau aspal harus ditambal terus," kata dia. Dia mengatakan, ke depan, betonisasi akan dilakukan secara bertahap di jalur busway. "Sekarang dilakukan per segmen."

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita terkait
    13 Penyakit Busway Baru Tapi Bekas Jokowi
    Busway Baru Jokowi: Onderdil Rusak, Mesin Berkarat
    Busway Baru Jokowi dari Cina Barang Bekas?
    Lowongan Supir Transjakarta, Ini Syaratnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.