Jakarta Bakal Diguyur Hujan Lebat Lagi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Awan Cumulonimbus memenuhi langit Pulau Jawa termasuk Jakarta pada (29/1). Awan tersebut merupakan pembentuk hujan yang mengguyur Pulau Jawa sehingga menyebabkan banjir di sejumlah lokasi. BMKG memprediksikan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur pulau Jawa hingga awal bulan Februari. (TEMPO/Aris Andrianto)

    Awan Cumulonimbus memenuhi langit Pulau Jawa termasuk Jakarta pada (29/1). Awan tersebut merupakan pembentuk hujan yang mengguyur Pulau Jawa sehingga menyebabkan banjir di sejumlah lokasi. BMKG memprediksikan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan mengguyur pulau Jawa hingga awal bulan Februari. (TEMPO/Aris Andrianto)

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan satu pekan ke depan Jakarta kembali diguyur hujan lebat. Berdasarkan data yang diterima Tempo, Selasa, 11 Februari 2014, sampai tiga hari ke depan wilayah Jakarta berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang ke lebat pada malam atau dinihari.

    Sementara itu, untuk tanggal 14-17 Februari 2014, intensitas hujan bakal menurun. Pada hari-hari itu wilayah Jakarta berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga malam hari.

    Faktor utama kondisi cuaca itu disebabkan adanya tiga pusat tekanan rendah di wilayah selatan ekuator, antara barat laut Australia hingga Samudera Hindia di barat daya Sumatera. Tekanan rendah itu menimbulkan pola pertemuan angin sepanjang Sumatera hingga selatan NTT. Angin ini membawa awan hujan yang tumbuh di sekitar Indonesia bagian selatan akibat kelembapan udara serta suhu permukaan laut yang tinggi.

    ISTMAN MP

    Berita Terpopuler
    Bagaimana Upaya Terakhir RI Bebaskan Usman-Harun?
    Suami Dikelilingi Aktris, Airin Cuma Senyum
    Angel Lelga Ogah Dites Baca Quran
    Dana Haji Diduga Dipakai Beli Mobil Pejabat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?