Ahok Girang Terima Bantuan dari Uni Eropa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi SPBU yang terendam banjir di kawasan Daan Moogot, Jakarta, Selasa (4/2). TEMPO/Subekti

    Warga melintasi SPBU yang terendam banjir di kawasan Daan Moogot, Jakarta, Selasa (4/2). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima bantuan dari masyarakat internasional Uni Eropa. Bantuan tersebut ditujukan bagi korban banjir Jakarta.

    "Kami sangat menghargai bantuan masyarakat internasional ini," kata Ahok di Kapuk Muara, Selasa, 11 Februari 2014. Dia menerima secara simbolis sumbangan sebesar Rp 100 juta tersebut.

    Menurut Duta Besar Uni Eropa Olof Scoog, bantuan tersebut berasal dari sumbangan pribadi yang dikumpulkan hingga mencapai Rp 100 juta. "Dari mulai dubes, staf, hingga sopir," kata dia.

    Ahok mengatakan hal yang dilakukan masyarakat internasional tersebut sama dengan konsep gotong royong di Indonesia. "Ini sama dengan konsep gotong royong. Sejak saya SD, guru selalu mengajarkan istilah ringan sama dijinjing, berat sama dipikul," kata dia.

    Dalam kesempatan tersebut, hadir pula duta besar dari negara-negara Uni Eropa, di antaranya Finlandia, Swedia, Yunani, Prancis, Denmark, dan Jerman. Sumbangan diberikan ke tiga kelurahan di Jakarta yang terdampak banjir, yaitu Kelurahan Kapuk Muara; Kelurahan Pejagalan, Jakarta Utara; dan Kapuk, Jakarta Barat.

    NINIS CHAIRUNNISA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.