Ahok: Nasib Kadishub Tergantung Pak Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan hari ini akan ada keputusan mengenai kepala dinas yang terindikasi bermasalah. Menurut dia, keputusan langsung diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. (baca: Busway Baru Jokowi dari Cina Barang Bekas? )

    "Besok pagi (hari ini) beliau baru putuskan," kata Ahok di Balai Kota, Selasa, 11 Februari 2014. Dia mengaku tidak mengetahui apakah ada pencopotan ataupun pergeseran dari posisi kadis bersangkutan. "Saya belum tahu putusannya,"(baca: Jokowi di Balik Pengusutan Busway Bekas Cina)

    Menurut Ahok, Gubernur Jokowi sedang menunggu sejumlah laporan yang akan masuk dari Inspektorat. Seperti diberitakan, Inspektorat DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Perhubungan kemarin.(baca: Jokowi Diminta Audit Busway 'Baru tapi Bekas')

    Ahok menambahkan pimpinan provinsi juga telah melakukan evaluasi terhadap para kepala dinas di lingkungan DKI Jakarta. "Ini kami sudah evaluasi," kata dia mencontohkan. Namun, karena terkendala penanganan banjir, eksekusi dari hasil evaluasi tertunda. "Nanti tunggu tanggal mainnya," kata dia.(baca: Soal Busway Cacat, Ahok Evaluasi Dishub Siang Ini)

    Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI mengadakan ratusan bus untuk penambahan armada Transjakarta. Saat ini baru ada 90 unit bus gandeng yang beroperasi. Namun, sebagian bus ini ternyata tak bisa beroperasi. Bus-bus baru ini sebagian bermasalah mesinnya. Menurut Jokowi, Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristonoadalah pihak yang bertanggung-jawab.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Lainnya soal Busway Bekas
    Busway Pembelian 2010 Diduga Juga Bekas 
    Ahok Ancam Pidanakan Pelaku Perusakan BKTB
    Pejabat Transjakarta Diperiksa Terkait Bus Cina
    Transjakarta Sejak Awal Cium Bus Asal Cina Cacat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.