25 Pejabat DKI yang Baru Dilantik Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membuka helm sepeda saat tiba kantornya di Balaikota Jakarta (7/2).  TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membuka helm sepeda saat tiba kantornya di Balaikota Jakarta (7/2). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melantik pejabat eselon II dan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUP2). Di antara pejabat yang diganti ada kepala dinas, wali kota, dan asisten daerah. Dalam sambutannya, Jokowi mengharapkan pejabat baru bisa segera bekerja secara serius. "Kami ditunggu masyarakat dalam segala hal. Jangan sajikan hal yang basa-basi, semu, dan seremonial," katanya Balai Kota, Rabu, 12 Februari 2014. Berikut ini 25 pejabat eselon II yang dilantik itu.

    1. Andi Baso M. sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, sebelumnya Kepala
        Dinas Perindustrian dan Energi.
    2. Fatahillah sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sebelumnya Wali Kota Jakarta
        Barat.
    3. Suradika sebagai Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah.
    4. Agus Bambang sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kehumasan.
    5. Nandar Sunandar sebagai Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman.
    6. Muhammad Akbar sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
    7. Mochamad Haris Pindratno sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Energi.
    8. Masrokhan sebagai Kepala Dinas Sosial.
    9. Darjamuni sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian.
    10. Lasro Marbun sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
    11. Saptastri Ediningtyas sebagai Kepala Dinas Kebersihan.
    12. Isnawa Adji sebagai Wakil Kepala Dinas Kebersihan, sebelumnya Asisten Bidang
          Perekonomian Jakarta Barat dan Camat Tambora.
    13. Benjamin Bukit sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan, sebelumnya Kepala Sudin
          Perhubungan Jakarta Utara.
    14. Istaryatiningtyas sebagai Wakil Kepala Dinas Pendidikan.
    15. Agustino Darmawan sebagai Kepala Biro Umum.
    16. Danny Wahyu Haryanto sebagai Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana.
    17. Rustam Effendi sebagai Wakil Wali kota Jakarta Pusat.
    18. Tri Joko Sri Margianto sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.
    19. Ibnu Sabiin Hatta sebagai Wakil Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
    20. Junaidi sebagai Sekretaris Kota Jakarta Utara.
    21. Bayu Meghantara sebagai Sekretaris Kota Jakarta Pusat, sebelumnya Camat Gambir.
    22. Wahyu Haryadi sebagai Sekretaris Kota Jakarta Selatan.
    23. Nanang Hasani sebagai Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Pengendalian
          Kependudukan.
    24. Ida Bagus Nyoman Banjar sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Budhi Asih.
    25. Theodora Caroline sebagai Direktur RSKD Duren Sawit.

    Sementara itu, tujuh kepala dinas dimutasi untuk menempati posisi sebagai anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Made Karmayoga mengatakan tim tersebut akan berjumlah sembilan orang. "Sekarang baru tujuh orang, dua orang lagi nanti menyusul," ujarnya. (Baca juga: Bus Berkarat, Jokowi Copot Kepala Perhubungan)

    NINIS CHAIRUNNISA



    Berita Lainnya:
    Bus Berkarat, Jokowi Copot Kepala Perhubungan
    Jokowi di Balik Pengusutan Busway Bekas Cina 
    Ahok: Teorinya Angkot Akan Mati
    Alasan Jokowi Tak Lagi Umumkan Agenda
    Polisi Cokok 30 Perusak BKTB dan Sita 5 Angkot KWK
    Ahok Ancam Pidanakan Pelaku Perusakan BKTB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.