Dampak Kelud, Kereta di Gambir Dipenuhi Penumpang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, JakartaTerganggunya aktivitas penerbangan pesawat setelah erupsi Gunung Kelud membuat warga beralih menggunakan kereta api. Di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, lonjakan penumpang terjadi sejak Jumat, 14 Februari 2014.

    "Ada kenaikan penumpang sekitar 10 persen," kata Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Jakarta Agus Komarudin saat ditemui di lokasi pada Sabtu, 15 Februari 2014. Sejak kemarin, penumpang berdatangan ke Stasiun Gambir untuk mencari tiket kereta api.

    Menurut Agus, biasanya PT KAI memberangkatkan 50 rangkaian yang bisa menampung 25.064 penumpang. Dalam kondisi normal, biasanya rangkaian kereta hanya terisi sekitar 90 persen. Kini banyak penumpang yang memilih menggunakan kereta sehingga hampir semua rangkaian kereta terisi penuh. "Namun kami tidak akan menambah kapasitas dengan menambah gerbong," kata Agus.

    Saat ini tiket kereta tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur sudah habis terjual. "Tapi masih banyak yang mengantre untuk menunggu kalau ada pembatalan oleh penumpang lain," kata Agus. Adapun tiket kereta tujuan Bandung dan Cirebon kini masih tersedia.

    Berdasarkan pantauan Tempo, suasana Stasiun Gambir tidak terlalu padat meski ada kenaikan jumlah penumpang. Penumpang terlihat menunggu di gerai-gerai restoran atau tempat duduk yang disediakan. Tidak ada yang sampai duduk mengemper di lantai. (Baca: Penerbangan Bandara Bandung yang Batal Hari Ini)

    ISMI DAMAYANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.