Desember, Pembebasan Lahan Waduk Marunda Tuntas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal waterway di dermaga Banjir Kanal Timur Marunda. TEMPO/Tony Hartawan

    Kapal waterway di dermaga Banjir Kanal Timur Marunda. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun waduk di dua tempat di Jakarta Utara, yakni di Kali Tunjungan dan Marunda. Pembangunan waduk diharapkan dapat mengatasi permasalahan banjir di Ibu Kota. (Baca: Jokowi: Waduk Marunda Akan Tampung Air dari KBT)

    Wali Kota Jakarta Utara Heru Budihartono mengklaim konstruksi kedua waduk dimulai pada 2015. Saat ini pihaknya sedang berfokus membebaskan lahan terlebih dulu. "Kami targetkan lahan sudah kosong Desember tahun ini," ujarnya kepada Tempo, Sabtu, 15 Februari 2014.

    Ia memperkirakan anggaran untuk pembangunan kedua waduk tersebut sekitar Rp 150 miliar. Kendati demikian, dana tersebut masih belum dikucurkan. "Anggarannya belum keluar, jadi belum bisa membeli lahan," katanya.

    Namun Heru menyatakan optimistis pembangunan waduk di Kali Tunjungan dan Marunda, yang masing-masing seluas 50 dan 36 hektare, tidak akan terhambat. Terutama soal pembebasan lahan. "Masyarakat bakal untung kalau tanahnya dibeli oleh kami."

    Ia juga menargetkan, pada Juli, rumah warga yang masih berdiri di lahan kedua waduk itu selesai dibayar. "Sekarang sih masih ada rumah di situ. Tapi mereka semuanya (rumah) mau dibeli oleh kami," ujarnya.

    Heru mengatakan, pihaknya telah menginventarisir dan mendata semua bangunan yang ada. "Jika dana sudah turun, kami akan bayar semuanya," ucapnya. 

    Menurut dia, pembangunan waduk relatif lebih mudah. Sebab, jika pembebasan lahannya sudah selesai, tinggal mengeruk tanah saja. "Apalagi di Kali Tunjungan bentuknya sudah empang gitu, lebih gampang."

    ERWAN HERMAWAN


    Berita lain:
    Cara Garuda Cegah Kerusakan Pesawat dari Abu Kelud
    Pasca-Letusan Kelud, Ekonomi Solo Masih Lesu



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?