Kata Jokowi Soal Tim Baru Percepatan Pembangunan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi). TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, bicara soal tim yang baru dibentuknya, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGuPP). Jokowi menyebut tim itu dibentuk untuk mempercepat pembangunan. "Ya memang ada ruang di situ untuk ikut memonitor, memantau, memberikan masukan sehingga semua bekerja," katanya di Balai Kota, Jumat 14 Februari 2014.

    Sebelumnya, pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Agus Pambagio, menganggap pembentukan tim ini terjadi karena Jokowi telah mendeteksi kelambatan kinerja anak buahnya. Namun penilaian ini tak dapat langsung dieksekusi dengan mencopot para pegawai yang dinilai lambat itu. Jokowi, kata dia, memilih membentuk west wing berupa tim gubernur untuk percepatan pembangunan.

    Anggapan ini berdasarkan dari profil kepala dinas yang dimutasi ke TGuPP. Di antara mereka adalah Unu Nurdin, kini mantan Kepala Dinas Kebersihan, Udar Pristono yang dulu menjabat Kepala Dinas Perhubungan, dan Taufik Yudi Mulyanto sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan.

    Mereka mendapat sorotan tajam sebelum akhirnya dilengserkan. Unu disorot karena masalah tak adanya anggaran pembelian truk sampah baru dalam APBD 2014. Pristono tersandung masalah bus baru Transjakarta yang komponennya banyak rusak dan berkarat. Taufik Yudi Mulyanto juga disorot karena masalah dugaan kecurangan dalam lelang jabatan kepala sekolah SMA.

    Bagaimanapun, Jokowi berdalih bahwa mutasi pejabat yang dilakukannya adalah penyegaran semata dan tugas TGuPP benar-benar memonitor pembangunan. "Ya enggak apa-apa to? Siapa bilang bermasalah? Heheheh..," kata dia dengan gaya khasnya. "Siapa bilang (TGuPP) tempat pembuangan?" (Baca: Pesan Jokowi untuk Kepala Dinas Perhubungan DKI )

    Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini malah berceramah soal manajemen organisasi yang butuh pengawasan. "Kalau organisasi baik tapi manajemen kontrol kita juga enggak ketat, ya percuma, sistem enggak akan jalan."

    ATMI PERTIWI

    Terpopuler:
    Letusan Gunung Kelud Jadi Perhatian Dunia
    BNPB Bantah Gunung Kelud Akan Meletus 2 Jam Lagi
    Jangan Langsung Siram Abu Vulkanik
    SBY Angkat Mbah Rono Jadi Kepala Badan Geologi
    Alasan Kelud Dijuluki 'Deadliest Volcano'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.